PSPK – 07 Maret 2026 | Pi Network (PI) kembali menjadi sorotan pasar kripto setelah harga tokennya menguat kembali di zona psikologis $0,20. Kenaikan 16,1% dalam seminggu terakhir dan rally 5% dalam 24 jam menandai performa yang lebih baik dibandingkan Bitcoin yang melambat 1,4% pada periode yang sama. Penguatan relatif ini memberi sinyal kepada para bullish untuk menimbang posisi panjang, namun sejumlah indikator teknis menimbulkan keraguan tentang kelanjutan tren naik.
Latar Belakang Pi Network
Pi Network, yang diluncurkan sebagai aplikasi mobile untuk menambang kripto secara ringan, kini telah beralih ke fase Mainnet dengan upgrade protokol v20.2 yang dijadwalkan selesai sebelum 12 Maret 2026. Tim inti mengumumkan bahwa semua node Mainnet harus menyelesaikan pembaruan ini untuk tetap terhubung, sebuah langkah yang diharapkan meningkatkan kepercayaan investor menjelang perayaan Pi Day pada 14 Maret.
Analisis Teknis Terkini
Pada grafik harian (PI/USDT), harga kembali menembus zona supply $0,20. Pola segitiga yang terbentuk pada kerangka waktu lebih rendah menghasilkan breakout yang mencapai level retracement 78,6% di $0,197. Indikator On-Balance Volume (OBV) mencatat higher highs, sementara Awesome Oscillator kembali positif di atas garis nol, menandakan tekanan beli yang kuat.
Namun, indikator Chaikin Money Flow (CMF) tetap di bawah -0.05 sepanjang retracement, mengisyaratkan bahwa kekuatan beli belum cukup untuk membalikkan tren jangka panjang yang masih bearish. Pada kerangka waktu H4, tren terlihat bullish dengan penembusan high rendah di $0,1788 dan higher low di $0,1857, namun tren pada timeframe harian masih mengharuskan penutupan sesi di bawah $0,1857 untuk mengonfirmasi bias bearish.
Resistansi kunci berada di $0,2055, $0,216 dan $0,2483, sementara support kritis terletak di $0,1763, $0,1670, dan $0,1529. Momentum RSI berada di sekitar 60, mengindikasikan bahwa token belum memasuki zona overbought.
Faktor Fundamental dan Peristiwa Mendatang
Selain faktor teknis, ada beberapa katalis fundamental yang dapat memengaruhi pergerakan harga PI. Pertama, Pi Day pada 14 Maret menjadi momen penting karena komunitas global menantikan penghargaan dan potensi airdrop. Kedua, spekulasi tentang listing di bursa Kraken mulai beredar, meskipun belum ada konfirmasi resmi. Jika listing terwujud, likuiditas dan eksposur PI diperkirakan akan meningkat signifikan.
Selain itu, laporan Non-Farm Payroll (NFP) AS yang dijadwalkan pada minggu ini dapat memicu volatilitas pasar secara luas. PI telah turun 1% pada sesi perdagangan sebelumnya, seiring trader menyesuaikan posisi menjelang data NFP. Pengaruh makro ini dapat memperkuat atau melemahkan momentum bullish tergantung pada hasil data pekerjaan AS.
Proyeksi Harga dan Risiko
Berdasarkan model prediksi harga yang menggabungkan grafik 4‑jam dan harian, skenario jangka pendek mengantisipasi pergerakan ke arah $0,30‑$0,45 jika resistance $0,20 berhasil berbalik menjadi support. Untuk jangka panjang, target ambisius $1,00 masih bergantung pada transisi jaringan ke fase Open Mainnet, yang memungkinkan ekosistem lebih terbuka dan penggunaan token yang lebih luas.
Namun, investor harus tetap waspada terhadap risiko utama: kemungkinan bahwa breakout saat ini hanyalah retracement dalam tren bearish lebih luas, serta ketidakpastian regulasi kripto yang dapat memengaruhi listing di bursa utama. Penutupan harian di bawah $0,1857 atau kegagalan menembus resistance $0,216 dapat menandakan bahwa harga akan kembali turun ke level support $0,1670 atau lebih rendah.
Dengan kombinasi faktor teknikal, fundamental, dan sentimen pasar, Pi Network berada pada persimpangan penting. Bagaimana aksi harga akan berkembang dalam minggu-minggu menjelang Pi Day dan publikasi data NFP akan menjadi indikator utama bagi trader dan investor yang mempertimbangkan posisi mereka di pasar kripto yang terus berfluktuasi.












