PSPK – 01 Maret 2026 | Mohamed Salah tampak berada di persimpangan kariernya menjelang akhir musim 2024/2025. Pemain bintang Liverpool yang berusia 33 tahun kini dikabarkan “semakin besar kemungkinannya” untuk meninggalkan Anfield, baik ke liga Saudi maupun Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat. Situasi ini muncul setelah kontrak perpanjangan dua tahun yang ia tandatangani pada April lalu hanya menyisakan sedikit lebih dari 12 bulan.
Menurut laporan BBC Sport, Liverpool lebih memilih menjual Salah daripada membiarkannya selesai kontrak secara gratis pada musim depan. Dengan gaji yang menempati posisi tertinggi bersama kapten Virgil van Dijk, permintaan upah yang tinggi menjadi faktor penentu dalam proses negosiasi. Sementara itu, klub-klub Saudi Pro League menunjukkan minat serius, dan tim MLS juga tak ketinggalan menaruh mata pada pemain berpengalaman ini.
Rant dan Permintaan Maaf yang Mengguncang Hubungan
Pernyataan keras Salah pada Desember lalu, setelah hasil imbang 3‑3 melawan Leeds United, menambah ketegangan. Ia mengaku merasa “dilemparkan ke dalam bus” oleh manajemen klub dan menyuarakan kekecewaan karena harus duduk di bangku cadangan selama 90 menit—pertama kalinya dalam kariernya. Setelah menenangkan situasi dengan meminta maaf kepada rekan satu tim, ia kembali ke kompetisi internasional bersama Timnas Mesir pada Piala Afrika, yang berakhir dengan kegagalan di semifinal melawan Senegal.
Kondisi Terkini di Liverpool
Di bawah asuhan pelatih baru Arne Slot, Salah telah kembali menjadi pemain inti. Ia memulai lima laga liga terakhir dan berperan penting dalam kemenangan 3‑0 Liverpool atas Brighton di Piala FA, mencetak satu gol dan memberi satu assist. Selama enam penampilan terakhir di Premier League, ia terlibat dalam empat gol, menambah total empat gol dan enam assist pada kompetisi domestik musim ini. Namun, performa tersebut belum menyamai musim 2022/2023 ketika ia mencetak 29 gol dan memberikan 18 assist.
Tim Liverpool kini sedang berjuang mempertahankan posisi empat besar liga, bersaing ketat dengan Manchester United. Pertandingan melawan West Ham United pada akhir pekan menjadi penting untuk menutup jarak poin. Di sisi lain, Liverpool harus menyiapkan diri untuk laga pekan berikutnya melawan Wolves di Premier League dan kemudian di FA Cup, serta menghadapi Galatasaray di babak 16 besar Liga Champions.
Pengganti Jangka Panjang: Rio Ngumoha
Di tengah spekulasi kepindahan Salah, Liverpool juga menyiapkan suksesor jangka panjang. Menurut mantan eksekutif Everton, Keith Wyness, klub telah mengidentifikasi 17‑tahun forward Rio Ngumoha sebagai calon “pengganti Mohamed Salah”. Wyness menjelaskan dalam wawancara eksklusif dengan Football Insider bahwa Ngumoha menunjukkan energi, kecepatan, dan bakat yang menjanjikan, serta sudah menandatangani kontrak profesional setelah tawaran Chelsea ditolak.
Wyness menilai bahwa meski Salah masih menjadi pilihan utama di lini serang, performanya yang menurun dan hubungan yang masih rapuh dengan Arne Slot membuka peluang bagi Ngumoha untuk berkembang. “Dia adalah calon yang sangat menjanjikan, dan Liverpool sangat beruntung menemukan talenta seperti ini,” ujar Wyness.
Potensi Transfer Lainnya
- RB Leipzig menyoroti sayap Yan Diomande (19 tahun) sebagai target potensial, dengan nilai transfer hingga £70 juta.
- Jika Salah meninggalkan Liverpool, beban keuangan klub dapat berkurang, membuka ruang bagi reinvestasi pada pemain muda.
Keputusan akhir masih menunggu hasil negosiasi antara pihak pemain, agen, dan klub-klub yang berminat. Apakah Salah akan mengejar tantangan baru di Saudi atau MLS, atau tetap mengakhiri kontraknya di Liverpool, menjadi pertanyaan yang menarik bagi para penggemar sepakbola global.
Apapun keputusan yang diambil, Liverpool harus mempersiapkan transisi yang mulus, baik melalui akuisisi pemain muda seperti Rio Ngumoha maupun dengan menyesuaikan taktik di bawah Arne Slot untuk tetap kompetitif di kompetisi domestik dan Eropa.












