PSPK – 20 Maret 2026 | Jakarta – Dunia usaha Indonesia kehilangan sosok penting pada Kamis, 19 Maret 2026. Michael Bambang Hartono meninggal pada pukul 13.15 waktu Singapura dalam usia 86 tahun. Kepergiannya dikonfirmasi melalui pernyataan resmi PT Djarum yang dipublikasikan di media sosial perusahaan.
Manajemen PT Djarum menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi dan pengabdian almarhum, serta berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Michael Bambang Hartono bersama saudara kembarnya, Robert Budi Hartono, merupakan otak di balik pertumbuhan Djarum Group. Di bawah kepemimpinan mereka, grup usaha ini memperluas sayap ke berbagai sektor, termasuk tembakau, properti, keuangan, dan investasi.
Berikut adalah rangkuman sumber kekayaan dan jejak bisnisnya:
- Saham BCA: Kepemilikan saham di PT Bank Central Asia (BCA) menjadi kontributor utama nilai kekayaan bersihnya.
- Djarum Group: Portofolio bisnis yang mencakup produsen rokok, real estat, agribisnis, dan venture capital.
- Investasi lain: Berbagai aset di bidang teknologi, infrastruktur, dan pasar modal.
Selain prestasi di dunia korporasi, Hartono juga dikenal aktif dalam olahraga bridge. Ia pernah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia Bridge dan mewakili Indonesia di Asian Games 2018, menegaskan kemampuan multidimensionalnya.
Kehilangan Michael Bambang Hartono meninggalkan ruang kosong yang besar dalam lanskap ekonomi Indonesia. Warisan bisnisnya bersama Djarum Group dan kontribusinya pada sektor keuangan serta olahraga akan terus dikenang.












