PSPK – 17 Maret 2026 | Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengingatkan para pelajar agar tidak menjadikan libur Idulfitri 2026 sebagai alasan untuk berhenti belajar. Dalam sebuah webinar pada 17 Maret 2026, ia menekankan pentingnya semangat produktif meski sedang beristirahat.
Untuk membantu siswa keluar dari zona nyaman, Menteri mengusulkan konsep “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang meliputi: bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, gemar belajar, aktif dalam kegiatan sosial, dan tidur cukup. Kebiasaan sederhana ini, bila dilakukan secara konsisten, diyakini dapat menghasilkan perubahan signifikan.
- Bangun pagi untuk memulai hari dengan energi.
- Beribadah sebagai landasan moral.
- Olahraga untuk menjaga kesehatan.
- Makanan bergizi demi konsentrasi belajar.
- Kebiasaan belajar yang terus-menerus.
- Keterlibatan dalam masyarakat untuk mengasah soft skill.
- Istirahat yang cukup agar otak tetap segar.
Mu’ti juga mengajak pelajar untuk mencoba pengalaman baru selama libur, seperti perjalanan atau kegiatan rekreasi, yang dapat memicu munculnya ide-ide segar. Ia menekankan bahwa di era disrupsi, banyak pekerjaan yang menghilang, tetapi peluang baru pun muncul. Kesiapan untuk mengisi peluang tersebut sangat bergantung pada kemampuan beradaptasi dan keinginan terus belajar.
Beberapa aktivitas produktif yang dapat dilakukan selama libur meliputi membaca buku, menulis, mengeksplorasi minat dan bakat, serta mengunjungi tempat baru untuk merangsang kreativitas. Namun, ide yang muncul harus diwujudkan lewat tindakan konkret.
Akhirnya, Menteri menekankan pentingnya keseimbangan antara istirahat dan pengembangan diri. Dengan pola hidup yang seimbang, pelajar tidak hanya tetap produktif selama liburan, tetapi juga dapat membangun karakter kuat yang siap menghadapi tantangan masa depan.












