PSPK – 23 Maret 2026 | Pada hari pertama libur Lebaran 2026, Pantai Ciantir di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak menjadi saksi sebuah insiden laut yang menegangkan. Empat orang wisatawan asal Jakarta dilaporkan terseret arus kuat ketika mereka berada di area pantai pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.
Kondisi pantai yang mulai dipadati pengunjung memanfaatkan libur panjang menjadi faktor risiko. Tanpa peringatan, gelombang yang cukup kuat menyeret keempat wisatawan ke tengah laut. Beruntung, warga setempat yang berada di sekitar lokasi langsung menolong dan memanggil tim Balawista Lebak.
Tim Balawista yang berada di tempat kejadian merespon dengan sigap, melakukan evakuasi dan penanganan awal. Semua korban berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat. Ketua Balawista Lebak, Erwin, menegaskan bahwa respons cepat warga dan petugas menjadi kunci utama agar insiden tidak berujung fatal.
Erwin juga menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan pada kawasan wisata pantai, terutama saat libur panjang seperti Lebaran yang meningkatkan jumlah pengunjung secara signifikan. Menurutnya, pengelola destinasi dan lifeguard harus memperketat pengawasan pada titik‑titik rawan serta memastikan rambu keselamatan dipatuhi.
Beberapa poin penting yang disarankan untuk wisatawan di pantai antara lain:
- Perhatikan tanda peringatan, terutama bendera merah yang menandakan zona berbahaya.
- Jangan berenang atau bermain di area yang dilarang meskipun tampak tenang.
- Ikuti instruksi petugas pantai dan warga setempat.
- Jika terjadi arus kuat, segera bergerak menjauh dari laut dan minta bantuan.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa kegiatan wisata pantai memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama pada wilayah dengan ombak yang tidak dapat diprediksi. Pihak berwenang diharapkan terus meningkatkan edukasi keselamatan serta memperkuat sarana penanggulangan darurat di destinasi wisata pantai.












