PSPK – 13 Maret 2026 | Menjelang penghujung Ramadan 1447 Hijriyah, banyak umat Islam menanyakan berapa hari lagi menuju Idul Fitri 2026. Berdasarkan perhitungan yang dirilis oleh Universitas Komputama (UNIKMA) Cilacap, hari ini, Jumat 13 Maret 2026, menandai posisi puasa ke-24 bagi yang mengikuti kalender Muhammadiyah dan puasa ke-23 bagi yang mengikuti ketetapan Pemerintah serta Nahdlatul Ulama (NU).
Jika dihitung mundur dari hari ini, terdapat perbedaan tanggal Idul Fitri antara dua kelompok. Versi Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri pada Jumat, 20 Maret 2026, sehingga masih tersisa 7 hari. Sementara versi Pemerintah/NU memperkirakan Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, dengan sisa 8 hari.
Jadwal Sidang Isbat
Kementerian Agama Republik Indonesia akan menyelenggarakan Sidang Isbat pada Kamis, 19 Maret 2026 (29 Ramadan 1447 H). Pada sore harinya akan dilakukan pengamatan hilal di berbagai titik strategis, kemudian data tersebut akan dipadukan dengan perhitungan hisab astronomi. Hasilnya akan diumumkan pada malam yang sama untuk menentukan awal Syawal.
Potensi perbedaan tanggal Idul Fitri
Metode yang dipakai Muhammadiyah adalah Hisab Hakiki Wujudul Hilal, yang menilai hilal pada 19 Maret sudah terlihat, sehingga menetapkan Idul Fitri pada 20 Maret. Pemerintah dan NU menggunakan metode Imkanur Rukyat dengan kriteria MABIMS (ketinggian minimal 3° dan elongasi 6,4°). Pada 19 Maret diperkirakan hilal belum memenuhi kriteria tersebut, sehingga Ramadan dapat digenapkan menjadi 30 hari dan Idul Fitri diperkirakan pada 21 Maret.
Rangkaian libur nasional dan cuti bersama
Berbagai keputusan bersama tiga kementerian menetapkan libur panjang pada pertengahan Maret 2026. Libur dimulai dengan cuti bersama Nyepi pada 18–19 Maret, dilanjutkan dengan cuti bersama Idul Fitri mulai 20 Maret (Jumat). Akhir pekan 21–22 Maret menjadi hari libur nasional Idul Fitri, kemudian dilanjutkan dengan cuti bersama pada 23–24 Maret (Senin–Selasa). Total libur dapat mencapai satu minggu penuh.
Dengan sisa waktu yang semakin singkat, umat Islam diimbau untuk memaksimalkan ibadah pada hari‑hari terakhir Ramadan sekaligus menyiapkan kebutuhan Lebaran dan rencana mudik secara aman.












