PSPK – 24 Maret 2026 | Pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, sebuah kapal motor yang membawa wisatawan mengalami kecelakaan di perairan Pulau Salah Namo, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Kapal tersebut tiba-tiba kehilangan tenaga mesin, menabrak batu karang, dan mengakibatkan air laut masuk ke dalam badan kapal sehingga sebagian kapal terendam dan 64 orang terdampar di pulau itu.
Informasi pertama tentang insiden ini muncul lewat unggahan di Facebook oleh Mustafa Kamal Fasyah II, yang menyebutkan kapal menampung kira‑kira 52 penumpang, termasuk lansia dan balita. Video yang beredar memperlihatkan kapal hampir tenggelam dan penumpang berusaha menyeberang ke pantai pulau.
Tim gabungan Polairud dan satuan Reskrim Polres Batu Bara yang dipimpin Kanit Markas Polairud Batu Bara, Ipda Hendrico P. Kaban, segera tiba di lokasi. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa ada korban jiwa.
Rincian Penumpang
| Asal | Laki‑laki | Perempuan | Anak‑anak |
|---|---|---|---|
| Medan | 13 | 11 | 9 |
| Pekanbaru | 5 | 9 | 17 |
Kelompok wisatawan asal Medan terdiri dari 33 orang, sedangkan rombongan dari Pekanbaru berjumlah 31 orang. Nama‑nama penumpang termasuk Surya Darma Sitepu, Amaluddin, Mulyanto, Muhammad Fadli, dan lain‑lain untuk dewasa, serta anak‑anak seperti Anggun Putri, Jasmine, Muhammad Alif, dan seterusnya.
Kanit Hendrico menjelaskan bahwa kerusakan mesin yang mendadak membuat air masuk ke ruang mesin, memicu kepanikan. Penumpang pun langsung berenang menuju pantai Pulau Salah Namo untuk menyelamatkan diri. Tim penyelamat menggunakan perahu karet dan perahu patroli untuk mengevakuasi semua orang ke daratan.
Pihak berwenang kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kondisi teknis kapal dan prosedur keselamatan yang diterapkan. Insiden ini menjadi peringatan bagi operator wisata agar selalu memastikan kelayakan mesin dan perlengkapan keselamatan sebelum berlayar.












