PSPK – 06 Maret 2026 | Jakarta – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, kembali menjadi sorotan publik. Selain dugaan korupsi pada pengadaan jasa outsourcing, publik juga tertarik pada koleksi barang bermerek yang dimiliki sang pejabat.
Fadia Arafiq, yang menjabat sebagai Bupati selama dua periode, dikenal memiliki latar belakang sebagai mantan biduan. Selama masa jabatan, ia dikabarkan mengoleksi beberapa barang berlabel internasional dengan nilai yang cukup tinggi.
Berikut beberapa barang bermerk yang terungkap dalam proses penyitaan:
- Sweater Calvin Klein – Foto bersama suami, Ashraff Abu, yang diunggah di Instagram memperlihatkan Fadia mengenakan sweater berlogo Calvin Klein. Harga spesifik tidak diungkap, namun merek ini dikenal sebagai label fashion kelas atas.
- Outer FENDI – Pada momen yang difoto di bandara, Fadia tampak mengenakan outer berlabel FENDI. Seperti halnya Calvin Klein, nilai pasaran produk ini berada pada kisaran yang sangat tinggi.
- Beberapa mobil mewah – Penyitaan barang bukti menemukan sejumlah kendaraan bermerek, antara lain Wuling Air EV, Mitsubishi Xpander, Toyota Camry, Toyota Fortuner, dan Toyota Vellfire. Harga mobil-mobil tersebut diperkirakan mulai dari Rp200 juta untuk tipe termurah hingga Rp800 juta untuk tipe termahal. Kendaraan Wuling Air EV dikendalikan oleh orang kepercayaan Fadia yang dikenal dengan inisial RUL.
KPK telah menetapkan Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Kabupaten Pekalongan. Penangkapan ini menambah tekanan politik dan publik terhadap pejabat daerah yang dianggap menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.
Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi para pejabat publik lainnya mengenai pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset pribadi serta penggunaan dana publik.












