Project Seru Penuh Kejutan

Jangan Terlewat! Ini Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Salat Idulfitri

March 20, 2026 • 0 Views
Jangan Terlewat! Ini Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Salat Idulfitri
Jangan Terlewat! Ini Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Salat Idulfitri

PSPK – 20 Maret 2026 | Idulfitri merupakan puncak kebahagiaan umat Islam setelah sebulan penuh menunaikan puasa Ramadan. Selain menjadi hari kemenangan, momen ini juga menjadi kesempatan untuk memperdalam kualitas ibadah dan mempererat hubungan sosial. Selain melaksanakan salat Idulfitri, ada beberapa amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum dan sesudah salat, berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW dan rekomendasi Majelis Ulama Indonesia.

  1. Mandi dan mengenakan pakaian terbaik
    Sebelum berangkat menunaikan salat Idulfitri, disarankan untuk mandi bersih dan memakai pakaian paling baik yang dimiliki. Penampilan yang rapi dan bersih mencerminkan penghormatan terhadap hari raya, namun tetap harus dalam batas kesederhanaan sesuai syariat.
  2. Makan sebelum salat Idulfitri
    Berbeda dengan Iduladha, Idulfitri dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat. Nabi Muhammad SAW diketahui mengonsumsi beberapa butir kurma sebelum berangkat ke masjid. Makan secukupnya dan hindari berlebihan agar tetap nyaman saat salat.
  3. Memperbanyak takbir
    Takbir merupakan ungkapan rasa syukur dan pujian kepada Allah SWT. Sejak malam Idulfitri hingga pelaksanaan salat, umat Muslim dianjurkan mengumandangkan takbir secara berkelanjutan sebagai bentuk pengakuan atas nikmat yang telah diberikan, khususnya setelah menyelesaikan ibadah Ramadan.
  4. Menggunakan rute berbeda saat berangkat dan pulang
    Rasulullah SAW mencontohkan kebiasaan berjalan melalui jalur yang berbeda ketika pergi dan kembali dari tempat salat. Praktik ini memberi kesempatan untuk bertemu lebih banyak orang, memperluas silaturahmi, dan menebar kebaikan di lingkungan sekitar.

Dengan mengamalkan keempat kebiasaan tersebut, perayaan Idulfitri tidak hanya menjadi hari kebahagiaan pribadi, tetapi juga momentum meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dan memperkuat jaringan sosial umat Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *