Project Seru Penuh Kejutan

House of Tugu Jakarta Masuk Daftar World’s Greatest Places 2026

March 17, 2026 • 0 Views
House of Tugu Jakarta Masuk Daftar World’s Greatest Places 2026
House of Tugu Jakarta Masuk Daftar World’s Greatest Places 2026

PSPK – 17 Maret 2026 | House of Tugu Old Town Jakarta resmi terpilih dalam rangkaian World’s Greatest Places 2026 yang dipublikasikan oleh TIME Magazine, menjadikannya satu‑satunya properti Indonesia yang masuk dalam kurasi global tahun ini. Pengakuan tersebut menempatkan House of Tugu di antara destinasi‑destinasi dunia yang menawarkan pengalaman luar biasa serta nilai budaya yang kuat.

TIME Magazine, yang sejak 1923 dikenal sebagai salah satu media paling berpengaruh, secara rutin merilis daftar‑daftar bergengsi seperti Person of the Year, TIME100 Most Influential People, dan tentunya World’s Greatest Places. Masuk dalam daftar ini bukan sekadar pencapaian industri perhotelan, melainkan refleksi dari upaya panjang menjaga warisan budaya Indonesia.

Sejarah House of Tugu dimulai pada era 1960‑an ketika pendiri Tugu, Anhar Setjadibrata, berkeliling Nusantara dan menyaksikan banyak artefak serta tradisi yang mulai terlupakan. Bersama istrinya, Wedya Julianti, ia mengumpulkan barang‑barang tersebut dan menumbuhkan sebuah visi: menjadikan ruang‑ruang publik sebagai wadah penyimpanan cerita‑cerita masyarakat Indonesia. Visi ini kini diteruskan oleh Lucienne Anhar, co‑owner Tugu Hotels & Restaurants Group, yang menegaskan bahwa tujuan utama bukan membangun jaringan hotel melainkan melestarikan kisah bangsa melalui ruang, artefak, dan pengalaman yang dapat dirasakan langsung.

TIME Magazine menyoroti House of Tugu sebagai tempat yang berhasil menghidupkan kembali warisan budaya Peranakan lewat koleksi seni, arsitektur, dan narasi sejarah yang tersebar di setiap sudut. Di dalamnya terdapat Jajaghu, restoran yang mengangkat resep‑resep leluhur dengan sentuhan elegan, serta Babah Koffie by Kawisari, kafe bergaya nostalgia yang menghormati salah satu perkebunan kopi tertua di era kolonial Jawa.

Pada tahun 2026, House of Tugu berencana meluncurkan beberapa fasilitas baru yang akan menambah nilai pengalaman pengunjung:

  • De Tiger – sebuah speakeasy poolside dengan live music, terinspirasi dari kehidupan malam Batavia zaman dulu, dijadwalkan buka pada Mei 2026.
  • The Huang Museum – museum yang menampilkan ribuan artefak bersejarah dari arsip keluarga Tugu, termasuk koleksi yang belum pernah dipamerkan sebelumnya, direncanakan resmi dibuka pada Juni 2026.

Pengakuan dari TIME Magazine juga menegaskan tren wisatawan global yang kini lebih menghargai destinasi yang menyuguhkan makna, sejarah, dan keaslian. House of Tugu menjadi contoh nyata bagaimana warisan budaya Indonesia dapat tetap hidup dan relevan melalui ruang‑ruang yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini.

Selama lebih dari 15 tahun pembangunan, House of Tugu dibangun dengan tekad mendokumentasikan kisah‑kisah yang diwariskan oleh keluarga Tugu Group dari satu generasi ke generasi berikutnya, memastikan bahwa jejak sejarah yang berharga tidak hilang oleh waktu. Penghargaan ini diharapkan menjadi dorongan kuat bagi pihak pengelola untuk terus merawat dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *