PSPK – 21 Maret 2026 | Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H (2026), harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Utara tetap berada pada level tertinggi pekan ini. Harga tertinggi tercatat Rp 3.335 per kilogram, dinikmati petani di Kabupaten Mandailing Natal.
Berikut rincian harga TBS per kabupaten selama pekan tersebut:
| Kabupaten | Harga (Rp/kg) |
|---|---|
| Langkat | 3.025 |
| Deli Serdang | 2.975 |
| Serdang Bedagai | 3.330 |
| Simalungun | 2.980 |
| Batubara | 2.950 |
| Asahan | 2.970 |
| Labuhanbatu Utara | 2.980 |
| Labuhanbatu | 2.970 |
| Labuhanbatu Selatan | 2.990 |
| Padanglawas Utara | 3.170 |
| Padanglawas | 3.300 |
| Tapanuli Selatan | 2.950 |
| Tapanuli Tengah | 2.970 |
| Mandailing Natal | 3.335 |
| Pakpak Bharat | 2.960 |
Beberapa kabupaten seperti Serdang Bedagai (Rp 3.330/kg), Padanglawas (Rp 3.300/kg), dan Padanglawas Utara (Rp 3.170/kg) mendekati level tertinggi. Sementara wilayah Batubara dan Tapanuli Selatan mencatat harga terendah sebesar Rp 2.950/kg.
Jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya, rentang harga naik dari Rp 2.880‑Rp 3.335/kg menjadi Rp 2.950‑Rp 3.335/kg, dengan rata‑rata kenaikan sekitar Rp 100 per kilogram. Kenaikan ini mencerminkan tekanan pasar menjelang musim panen Idulfitri, yang biasanya meningkatkan permintaan TBS di pasar domestik.
Petani dan pelaku industri sawit di Sumut diharapkan dapat memanfaatkan harga yang menguntungkan ini, sekaligus mempersiapkan strategi penjualan yang tepat untuk mengoptimalkan pendapatan menjelang libur panjang.












