PSPK – 15 Maret 2026 | Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan bahwa sistem ganjil‑genap (gage) di DKI Jakarta tidak akan diberlakukan selama libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, yang berlangsung dari 18 hingga 25 Maret 2026. Keputusan ini diambil untuk memudahkan arus mudik dan perayaan Hari Raya yang diprediksi akan melibatkan jutaan warga.
Rencana Pengamanan Menyeluruh
Untuk menjamin kelancaran mobilitas dan keamanan publik, Polda Metro Jaya menyiapkan total 6.812 personel gabungan, terdiri dari 5.092 anggota Polri, 416 personel TNI dari Kodam Jaya, 1.088 personel pemerintah daerah, serta 216 relawan masyarakat. Pengamanan tersebar di 1.647 titik strategis, termasuk 95 pos pengamanan yang terbagi menjadi 68 pos pam, 22 pos pelayanan, dan 5 pos terpadu.
Selain pos‑pos utama, terdapat 9 pos pantau arus mudik yang ditempatkan di sepanjang Jalan Tol Jakarta‑Cikampek, berfungsi memantau kepadatan kendaraan dan mengatur alur lalu lintas secara real‑time.
Fokus pada Titik Sentra Ekonomi dan Transportasi
- 83 lokasi sentra ekonomi menjadi prioritas pengamanan, mencakup pasar tradisional, pusat perbelanjaan, serta kawasan industri.
- 11 simpul transportasi penting dipantau, meliputi 4 terminal penumpang, 4 stasiun kereta, 2 bandara (Bandara Internasional Soekarno‑Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma), serta 1 pelabuhan (Pelabuhan Tanjung Priok).
- Selain itu, 471 kantor perbankan, 164 kantor pegadaian, dan 621 objek vital seperti SPBU, gardu PLN, serta depo Pertamina mendapat pengamanan ekstra.
Pengamanan Khusus untuk Malam Takbiran dan Salat Idul Fitri
Menjelang takbiran, polisi menyiapkan 13 lokasi pengamanan khusus, sementara 133 lokasi yang menjadi tempat salat Idul Fitri dan pembagian zakat akan dipantau oleh tim keamanan terintegrasi. Tak lupa, 37 lokasi ziarah juga dimasukkan dalam rencana pengamanan untuk menghindari kemacetan pada masa ibadah.
Objek Wisata dan Kebijakan Anti‑Banjir
Objek wisata menjadi bagian penting dalam skema keamanan, dengan 68 titik wisata dipantau, antara lain Taman Impian Jaya Ancol, Kebun Binatang Ragunan, dan Taman Mini Indonesia Indah, serta destinasi wisata di Bekasi, Depok, dan Kepulauan Seribu.
Seiring dengan musim hujan, Polda Metro Jaya juga menyiapkan langkah antisipasi banjir di 106 titik rawan, termasuk penempatan pompa air dan pengawasan kanal, untuk memastikan tidak terjadi gangguan tambahan pada arus mudik.
Kesimpulan
Penghentian ganjil‑genap selama periode Lebaran sekaligus penambahan ribuan personel menunjukkan komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik serta perayaan Idulfitri. Dengan jaringan pos pengamanan yang luas, pemantauan intensif di jalur tol, serta koordinasi lintas sektor antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan liburan Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan bebas hambatan.












