PSPK – 22 Maret 2026 | Polda Sumatera Selatan melaporkan capaian signifikan dalam Operasi Ketupat Musi 2026 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dalam periode 13‑20 Maret 2026, sebanyak 764.619 pemudik berhasil dilayani melalui berbagai moda transportasi.
Indikator Keamanan
Jumlah kegiatan preemtif dan preventif mencapai 20.495 kali, naik dari 16.895 kali pada 2025. Kegiatan preventif mendominasi dengan peningkatan 40,5 %.
Secara keseluruhan, upaya pengamanan naik 21,3 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
| Indikator | 2025 | 2026 | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| Kegiatan preemtif & preventif | 16.895 | 20.495 | +21,3 % |
| Kegiatan preventif | – | – | +40,5 % |
Pergerakan Transportasi
Seluruh moda transportasi menunjukkan pertumbuhan tajam:
- Terminal bus: +56,2 %
- Transportasi udara: +36,8 %
- Kereta api: +21,3 %
Jalur penyeberangan tetap menjadi tulang punggung arus mudik dengan total penumpang meningkat dari 674.833 pada 2025 menjadi 764.619 pada 2026.
Distribusi Kendaraan di Tol
Pergeseran distribusi arus kendaraan terlihat pada jaringan tol. Tol Terpeka mencatat volume tertinggi dengan 85.505 kendaraan, sementara ruas lain mengalami penurunan, menandakan penyebaran arus yang lebih merata.
Penegakan Hukum
Polda Sumsel meningkatkan penggunaan teknologi elektronik melalui ETLE, yang menyebabkan penindakan elektronik meningkat drastis sementara tilang manual menurun signifikan.
Kecelakaan Lalu Lintas
Lonjakan mobilitas berimbas pada peningkatan kecelakaan: kasus naik dari 38 menjadi 57, dan korban meninggal dunia meningkat dari 5 menjadi 15 orang. Kerugian material juga mengalami lonjakan.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menekankan bahwa penurunan angka kecelakaan menjadi prioritas utama, dengan rencana peningkatan patroli, penindakan, dan edukasi.
Pernyataan Pejabat
Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Kepala Operasi, menyatakan bahwa peningkatan aktivitas menandakan kepercayaan publik yang tinggi, namun fokus tetap pada pengendalian kecelakaan.
Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Kabid Humas, menegaskan bahwa data ini dipublikasikan secara transparan sebagai bukti akuntabilitas Polri dalam mengamankan arus mudik.
Sinergi Lintas Sektor
Keberhasilan operasi tidak lepas dari kolaborasi antara Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan pemerintah daerah di seluruh Sumatera Selatan.
Ajakan kepada Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk menjaga disiplin berlalu lintas, istirahat cukup selama perjalanan, dan tidak mengemudi dalam kondisi lelah. Jika menghadapi masalah atau situasi darurat, segera hubungi layanan 110.
Polda Sumsel berkomitmen terus meningkatkan kualitas pengamanan hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran selesai.












