Project Seru Penuh Kejutan

Cara Mengatasi Lemas Karena Kurang Tidur Selama Ramadhan

March 16, 2026 • 0 Views
Cara Mengatasi Lemas Karena Kurang Tidur Selama Ramadhan
Cara Mengatasi Lemas Karena Kurang Tidur Selama Ramadhan

PSPK – 16 Maret 2026 | Ramadhan menuntut perubahan pola hidup, terutama jam tidur. Kebiasaan bangun sahur dini dan terjaga hingga selesai tarawih dapat memotong durasi istirahat, sehingga banyak orang merasakan lemas dan penurunan konsentrasi.

Dampak Kurang Tidur

  • Fungsi Otak: Kurang tidur menurunkan aktivitas korteks prefrontal sehingga kemampuan berpikir logis dan mengendalikan emosi berkurang, sementara amigdala menjadi terlalu sensitif.
  • Sistem Imun: Produksi sitokin dan antibodi menurun, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan peradangan kronis.
  • Metabolisme: Penurunan hormon leptin dan peningkatan ghrelin meningkatkan rasa lapar, serta menurunkan sensitivitas insulin yang dapat meningkatkan risiko diabetes.
  • Kesehatan Jantung: Tekanan darah tidak turun pada malam hari (nocturnal dipping) sehingga jantung terus bekerja keras, meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Langkah Praktis Mengatasi Lemas

  1. Penuhi Cairan Tubuh: Minum cukup air putih antara berbuka dan sahur untuk menghindari dehidrasi yang memperparah rasa lemas.
  2. Olahraga Ringan: Lakukan aktivitas fisik ringan 20-30 menit, tiga kali seminggu, seperti jalan cepat atau peregangan setelah tarawih.
  3. Paparan Sinar Matahari Pagi: Berjemur selama 30 menit di pagi hari membantu menyelaraskan ritme sirkadian dan meningkatkan produksi vitamin D.
  4. Pilih Makanan Seimbang: Konsumsi makanan kaya protein, serat, dan lemak sehat pada berbuka dan sahur; hindari junk food, makanan gorengan, serta minuman berkafein berlebihan.
  5. Manajemen Waktu Tidur: Usahakan tidur selama 6-7 jam secara konsisten; jika waktu terbatas, gunakan tidur singkat (nap) 20-30 menit di siang hari.
  6. Teknik Relaksasi: Praktikkan pernapasan dalam atau meditasi singkat sebelum tidur untuk menurunkan kadar kortisol.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, Anda dapat tetap menjalankan ibadah puasa secara optimal tanpa harus mengorbankan energi dan kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *