PSPK – 27 Maret 2026 | Pemerintah Indonesia melanjutkan program bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2026 dengan mengacu pada klasifikasi desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Klasifikasi ini membantu menargetkan keluarga yang paling membutuhkan, terutama yang berada pada desil 1 hingga 5. Warga dapat mengecek status kelayakan secara mandiri hanya dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP.
Mengenal Sistem Desil Bansos 2026
Sistem desil membagi kondisi ekonomi rumah tangga menjadi sepuluh kelompok, masing‑masing mewakili 10 % populasi. Berikut rangkuman desil 1‑5 yang menjadi prioritas penerima bantuan:
| Desil | Keterangan |
|---|---|
| Desil 1 | Keluarga miskin ekstrem (10 % terbawah) |
| Desil 2 | Keluarga miskin |
| Desil 3 | Keluarga hampir miskin |
| Desil 4 | Keluarga rentan miskin |
| Desil 5 | Keluarga berada di ambang kelas menengah |
Keluarga yang masuk desil 1‑5 berpotensi menerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non‑Tunai (BPNT), serta bantuan iuran BPJS Kesehatan (PBI‑JK). Desil 6‑10 dianggap sudah berada pada tingkat ekonomi yang memadai.
Cara Cek Desil Bansos 2026 Secara Online
Berikut dua opsi resmi yang dapat diakses melalui perangkat yang terhubung ke internet.
- Melalui Situs Resmi Cek Bansos
- Buka browser dan kunjungi alamat resmi Kementerian Sosial.
- Masukkan NIK sesuai KTP pada kolom yang tersedia.
- Ketikan kode captcha yang muncul untuk mengonfirmasi keamanan.
- Tekan tombol “Cari Data”.
- Hasil akan menampilkan nama lengkap, status desil, jenis bantuan yang diterima, dan periode pencairan. Jika muncul keterangan “Tidak Terdaftar Peserta/PM”, berarti NIK tidak termasuk dalam daftar penerima.
- Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos Kemensos” dari Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi, pilih “Buat Akun”, kemudian isi data: Nomor Kartu Keluarga, NIK, nama lengkap, alamat sesuai KTP, nomor ponsel, dan email.
- Unggah swafoto sedang memegang KTP sebagai verifikasi.
- Setelah akun aktif melalui verifikasi email, masuk ke aplikasi dan pilih menu “Profil” atau “Cek Bansos” untuk melihat detail desil dan bantuan yang diperoleh.
Cara Cek Desil Bansos 2026 Secara Offline
Bagi yang tidak memiliki akses internet atau perangkat pintar, pengecekan dapat dilakukan secara luring melalui jalur berikut:
- Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten/Kota – Datang dengan membawa KTP, sampaikan NIK kepada petugas, dan minta verifikasi data dalam sistem.
- Kelurahan, Desa, atau RT/RW – Aparatur setempat biasanya memiliki daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Warga dapat menanyakan status kelayakan langsung kepada perangkat desa atau ketua lingkungan.
Jadwal Pencairan Bansos 2026
Pencairan bantuan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Siklus tahunan dibagi menjadi empat tahap:
| Tahap | Bulan |
|---|---|
| Tahap 1 | Januari – Maret |
| Tahap 2 | April – Juni |
| Tahap 3 | Juli – September |
| Tahap 4 | Oktober – Desember |
Karena tanggal pencairan tidak tetap setiap bulannya, warga dianjurkan untuk rutin mengecek status melalui metode daring atau luring yang telah dijelaskan.
Dengan mengetahui cara pengecekan desil bansos, masyarakat dapat memastikan hak mereka atas program bantuan sosial, mengurangi kebingungan, dan memudahkan proses penyaluran bantuan yang tepat sasaran.












