PSPK – 05 Maret 2026 | Selama bulan Ramadan 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten melaporkan data inflasi yang menonjol, terutama di Kabupaten Pandeglang. Pada Februari 2026, inflasi bulanan (month‑to‑month) tercatat sebesar 0,93 %, sementara inflasi tahunan (year‑on‑year) mencapai 5,14 % dan inflasi kalender (year‑to‑date) sebesar 0,59 %.
Antara kabupaten/kota di Banten, Kabupaten Pandeglang mencatat inflasi bulanan tertinggi dengan 1,64 %, sedangkan Kota Tangerang mencatat yang terendah yaitu 0,64 %. Pada tingkat tahunan, Pandeglang kembali berada di puncak dengan 5,86 % dan Tangerang berada di posisi terendah dengan 4,64 %.
Di sisi lain, kelompok Transportasi mengalami deflasi sebesar –0,30 % yang menurunkan indeks inflasi sebesar 0,03 poin persen.
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Inflasi month‑to‑month (Feb 2026) | 0,93 % |
| Inflasi year‑on‑year (Feb 2026) | 5,14 % |
| Inflasi year‑to‑date (Feb 2026) | 0,59 % |
| Inflasi tertinggi (kabupaten) – Pandeglang | 1,64 % |
| Inflasi terendah (kabupaten) – Tangerang | 0,64 % |
| Inflasi y‑o‑y tertinggi – Pandeglang | 5,86 % |
| Inflasi y‑o‑y terendah – Tangerang | 4,64 % |
| Kontribusi Makanan, Minuman, Tembakau | 0,81 poin |
| Kontribusi Perawatan Pribadi & Jasa Lainnya | 0,09 poin |
| Deflasi Transportasi | –0,03 poin |
Data ini memberikan gambaran mengenai tekanan harga yang dirasakan masyarakat Banten selama periode Ramadan, dengan fokus khusus pada dinamika konsumsi makanan, minuman, serta kebutuhan pribadi.












