PSPK – 14 Maret 2026 | Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat komitmen untuk menjadikan provinsi ini sebagai destinasi investasi yang nyaman dan kompetitif, dengan dukungan infrastruktur memadai, proses perizinan yang dipercepat, serta perlakuan yang menguntungkan bagi investor.
Dalam acara Temu Media yang diselenggarakan oleh Biro ADPIM Setda Banten bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten pada 13 Maret 2026, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten, Virgojanti, mengungkapkan bahwa realisasi investasi tahun 2025 mencapai Rp130,2 triliun, melampaui target Rp119,55 triliun sebesar 8,95 %.
Dengan capaian tersebut, Banten menempati peringkat keempat di antara provinsi‑provinsi Indonesia sebagai tujuan investasi utama.
Rincian sumber investasi menunjukkan bahwa Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang 56 % dari total, terutama di sektor industri kimia dan petrokimia. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang 44 % dengan fokus pada perumahan, kawasan industri, dan jasa.
Investasi yang terkait dengan program hilirisasi nasional mencapai Rp41,3 triliun atau 31,72 % dari total investasi. Sektor migas mendominasi dengan nilai Rp23,21 triliun, diikuti oleh sektor mineral sebesar Rp9,78 triliun.
| Negara | Nilai Investasi (Rp triliun) | Persentase |
|---|---|---|
| Malaysia | 15,18 | 26,65 % |
| Hong Kong | 8,86 | 15,56 % |
| Singapura | 6,54 | 11,47 % |
Virgojanti menekankan pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif dan mengajak semua pihak, termasuk media, untuk terus mendukung langkah‑langkah positif pemerintah.
Rian Nopandra, Ketua PWI Banten, menyatakan apresiasi atas keterbukaan informasi dan menegaskan kesiapan pers untuk membantu menyebarkan capaian strategis kepada masyarakat.












