PSPK – 17 Maret 2026 | Dalam sebuah webinar yang disiarkan pada 17 Maret 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan lima kunci utama yang harus dimiliki pelajar agar siap menghadapi tantangan masa depan, khususnya menuju Indonesia 2045. Ia menekankan bahwa kualitas generasi muda akan menentukan wajah bangsa di era yang semakin kompleks.
- Belajar di mana saja dan kapan saja – Pelajar didorong untuk terus belajar, tidak hanya melalui buku, tetapi juga lewat pengalaman sehari-hari dan interaksi dengan orang lain. Setiap inspirasi dapat muncul dari pertemuan dengan orang biasa yang memiliki wawasan baru.
- Meniru kebiasaan baik dan mengubah pola pikir – Mengamati dan mencontohkan kebiasaan positif orang lain dapat memperkuat mindset terbuka. Perubahan pola pikir akan memengaruhi perilaku dan pada akhirnya membentuk kepribadian yang lebih baik.
- Percaya diri pada kemampuan pribadi – Rasa percaya diri menjadi landasan bagi pelajar untuk berani mengeksplorasi potensi diri. Jika orang lain dapat melakukannya, tidak ada alasan mengapa diri sendiri tidak mampu.
- Pantang menyerah menghadapi tantangan – Kegagalan dipandang sebagai bagian dari proses belajar, bukan akhir dari segalanya. Pelajar harus tetap bertekad dan tidak menganggap sesuatu “tidak bisa” hanya karena sulit.
- Tidak cepat puas diri – Rasa nyaman yang berlebihan dapat membuat pelajar tertinggal di tengah perubahan cepat. Selalu mencari peluang baru dan mengembangkan kebiasaan positif secara konsisten menjadi kunci untuk terus maju.
Abdul Mu’ti menutup dengan harapan agar generasi pelajar Indonesia menjadi generasi unggul yang siap berkontribusi pada kemajuan bangsa.












