PSPK – 10 Maret 2026 | Ceker ayam sering menjadi primadona dalam hidangan tradisional Indonesia, mulai dari sup, sambal, hingga gorengan. Namun, banyak orang masih mengeluhkan tekstur yang keras atau rasa amis yang mengganggu. Berikut empat cara praktis yang menggabungkan teknik memasak modern dan tips kuliner klasik, menjadikan ceker ayam selalu empuk, harum, dan bebas amis.
1. Marinasi dengan Bumbu Halus dan Asam
Langkah pertama yang krusial adalah memberi waktu pada ceker untuk menyerap bumbu. Campurkan ceker bersih dengan bumbu halus berupa bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, dan cabai merah. Tambahkan sedikit asam (jeruk nipis atau cuka) yang berfungsi melarutkan protein sehingga mengurangi bau amis. Diamkan minimal 30 menit, atau lebih baik 2 jam di dalam lemari pendingin. Teknik ini mirip dengan proses merendam daging pada resep rendang yang menggunakan santan dan bumbu halus untuk menetralkan bau.
- 250 gram ceker ayam, bersihkan dan buang kulit tipis.
- 2 sdm bumbu halus (bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas).
- 1 sdm cabai merah halus.
- 1 sdt air jeruk nipis atau cuka.
- Garam dan gula secukupnya.
2. Memasak dengan Panci Presto untuk Tekstur Lembut
Setelah dimarinasi, gunakan panci presto (pressure cooker) untuk mempercepat proses melunakkan jaringan kolagen pada ceker. Tambahkan sedikit air atau kaldu ayam, tutup rapat, dan masak selama 8–10 menit setelah tekanan tercapai. Metode ini diadopsi dari teknik memasak rendang yang menghemat waktu tanpa mengorbankan kelembutan daging. Pastikan tidak terlalu lama agar ceker tidak hancur.
3. Tambahkan Santan atau Kaldu untuk Rasa Lebih Kaya
Setelah tekanan dilepas, buka panci dan tambahkan 200 ml santan kental atau kaldu ayam. Aduk perlahan dengan api sedang hingga santan mendidih dan minyak terpisah, menandakan bumbu telah meresap sempurna. Santan berperan seperti pada resep rendang, memberi aroma gurih dan membantu menetralkan bau amis. Jika menginginkan rasa lebih ringan, gunakan kaldu ayam rendah lemak.
4. Selesaikan dengan Penggorengan Cepat (Stir‑Fry) untuk Aroma dan Kriuk
Langkah terakhir adalah menggoreng ceker singkat di wajan panas dengan sedikit minyak. Tambahkan sedikit maizena atau baking powder, teknik yang sering dipakai pada bakwan agar tetap garing, untuk menciptakan lapisan luar yang sedikit renyah. Tumis sebentar bersama irisan daun bawang dan cabai merah, sehingga aroma harum keluar dan rasa tetap juicy di dalam.
- Panaskan 2 sdm minyak goreng.
- Taburkan 1 sdt maizena pada ceker yang sudah direbus.
- Tumis 2 menit hingga permukaan berwarna keemasan.
- Sajikan dengan taburan bawang goreng atau seledri.
Dengan kombinasi marinasi asam, tekanan presto, sentuhan santan, dan penggorengan cepat, ceker ayam akan selalu empuk, harum, dan bebas rasa amis. Teknik ini dapat diaplikasikan dalam berbagai variasi, mulai dari sup, sambal, atau lauk tumis.
Kesimpulannya, kunci utama terletak pada tiga faktor: pembersihan dan marinasi yang tepat, penggunaan tekanan untuk melunakkan, serta finishing dengan bumbu dan teknik penggorengan yang menambah aroma serta tekstur. Selamat mencoba, semoga setiap suapan ceker ayam Anda menjadi kenikmatan yang tiada tara.












