PSPK – 28 Maret 2026 | Ramadan 1447 H/2026 kembali tiba, menandai serangkaian aktivitas keagamaan yang mengikat jutaan umat Islam di seluruh Indonesia. Di antara lima waktu sholat, adzan Maghrib memegang peranan khusus sebagai sinyal resmi berbuka puasa. Pada tahun ini, berbagai kota meluncurkan jadwal terperinci, sementara masyarakat mencari cara produktif untuk mengisi waktu menunggu azan Maghrib, termasuk menonton drama Korea pendek yang populer.
Jadwal Adzan Maghrib di Beberapa Wilayah
Berbagai kementerian agama provinsi telah menerbitkan jadwal imsakiyah dan sholat yang mencakup waktu Maghrib secara akurat. Berikut rangkuman jadwal Maghrib pada tanggal 28 Maret 2026 untuk tiga kota besar:
| Kota | Waktu Maghrib |
|---|---|
| Jombang (Jawa Timur) | 17:55 WIB |
| Surabaya (Jawa Timur) | 17:39 WIB |
| Makassar (Sulawesi Selatan) | 17:45 WIB |
Jadwal tersebut diambil dari data resmi Bimas Islam Kementerian Agama dan disesuaikan dengan perhitungan astronomi setempat. Waktu Maghrib yang tepat sangat penting, karena menandai akhir puasa harian dan permulaan buka puasa (iftar).
Makna Spiritual di Balik Adzan Maghrib
Adzan Maghrib tidak sekadar pemberitahuan waktu makan; ia adalah panggilan spiritual yang menegaskan akhir puasa dan mengingatkan umat akan kebesaran Allah SWT. Pada momen tersebut, banyak umat mengucapkan doa khusus, seperti doa yang diriwayatkan dari Abu Daud: “Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah” yang artinya rasa dahaga terhilang, tenggorokan basah, dan pahala ditetapkan.
Doa ini biasanya dibaca segera setelah azan, sebelum menyesap takjil. Selain itu, doa lain yang populer menyebutkan niat berpuasa dan rasa syukur atas rezeki yang diberikan, meneguhkan ikatan emosional antara manusia dengan Sang Pencipta. Umat juga dianjurkan membaca niat puasa pada malam sebelum Maghrib, mempersiapkan hati untuk beribadah secara khusyuk.
Ngabuburit dengan Hiburan Ringkas
Saat menunggu adzan Maghrib, fenomena “ngabuburit” menjadi momen sosial penting. Di era digital, banyak pemuda memilih menonton drama Korea pendek (web drama) sebagai cara mengisi waktu tanpa mengganggu konsentrasi ibadah. Web drama umumnya berdurasi 6‑30 menit per episode, memungkinkan penonton menyelesaikan satu serial dalam satu atau dua jam sebelum Maghrib berkumandang.
Beberapa judul yang banyak diminati antara lain:
- Splash Splash Love – kisah siswi SMA yang terdampar di era Joseon dan membantu raja dengan ilmu matematika modern.
- 7 First Kisses – komedi romantis tentang pemilihan tujuh pria tampan oleh seorang karyawan toko bebas pajak.
- Soundtrack #1 – drama musik yang mengisahkan perjuangan penulis lagu dan fotografer dalam mengungkap perasaan terdalam.
Durasi singkat memastikan penonton tidak melewatkan azan Maghrib. Selain itu, menonton drama dapat menurunkan rasa gelisah dan menambah kebersamaan ketika keluarga berkumpul menunggu waktu berbuka.
Peran Masjid dan Komunitas dalam Menyambut Maghrib
Masjid-masjid di Jombang, Surabaya, dan Makassar telah menyiapkan fasilitas takjil serta area khusus untuk menunggu Maghrib. Banyak masjid mengorganisir bazar takjil, mengundang warga untuk berbagi makanan ringan tradisional seperti kolak, es buah, dan gorengan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat ikatan sosial, tetapi juga memfasilitasi ibadah kolektif yang lebih khidmat.
Selain bazar, komunitas lokal sering mengadakan ceramah singkat menjelang Maghrib, mengingatkan jamaah tentang pentingnya menjaga niat dan membaca doa dengan khusyu’. Hal ini menjadi penguat nilai spiritual di tengah kesibukan modern.
Dengan jadwal yang terkoordinasi, makna spiritual yang kuat, dan pilihan hiburan yang tepat, umat Islam di Indonesia dapat menjalani Ramadan 2026 secara produktif dan bermakna. Menunggu adzan Maghrib bukan lagi sekadar menunggu waktu makan, melainkan kesempatan untuk memperdalam keimanan, mempererat hubungan sosial, dan menyiapkan diri menyambut malam penuh ibadah.












