Project Seru Penuh Kejutan

Buku Mojok Putus Kontrak Panji Sukma Usai Dugaan Kekerasan Seksual

March 27, 2026 • 0 Views
Buku Mojok Putus Kontrak Panji Sukma Usai Dugaan Kekerasan Seksual
Buku Mojok Putus Kontrak Panji Sukma Usai Dugaan Kekerasan Seksual

PSPK – 27 Maret 2026 | Jakarta, 27 Maret 2026 – Penerbit independen Buku Mojok mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun Instagramnya terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan penulis Panji Sukma. Pernyataan tersebut menegaskan sikap tegas penerbit terhadap segala bentuk kekerasan seksual serta dukungan penuh kepada korban.

Dalam postingan tersebut, Buku Mojok menolak praktik seksis dan misoginis yang diduga dilakukan oleh Panji Sukma. Penerbit menuntut agar proses penanganan kasus dipercepat sehingga korban dapat memperoleh keadilan.

Selain itu, penerbit mengumumkan beberapa langkah konkret:

  • Permintaan maaf publik kepada pembaca atas penerbitan buku Iblis dan Pengelana (2020) yang dinilai mengandung konten seksis dan misoginis.
  • Pemutusan kontrak kerja sama dengan Panji Sukma; buku tersebut tidak lagi dicetak ulang sejak 2022 dan distribusinya dihentikan.
  • Kebijakan refund bagi toko buku atau pembaca yang masih memiliki salinan Iblis dan Pengelana.
  • Komitmen untuk lebih selektif dalam menilai manuskrip, khususnya yang menyentuh isu gender.

Kasus dugaan kekerasan seksual melibatkan Panji Sukma dan seorang wanita bernama Sundari Sukoco. Sundari mengaku mengalami trauma mental berat setelah peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa ia mengungkapkan kronologi kejadian demi mencari keadilan. Hingga kini, pelaku masih bebas dan akun media sosialnya dikunci setelah publikasi kasus.

Kasus ini memicu perdebatan luas di ruang publik tentang tanggung jawab penerbit dalam menilai moralitas konten serta perlunya perlindungan terhadap korban kekerasan seksual. Media sosial dipenuhi dengan komentar yang menuntut transparansi dan tindakan tegas dari semua pihak terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *