Project Seru Penuh Kejutan

Iran Batasi Akses Selat Hormuz, 1.900 Kapal Terdampak

March 27, 2026 • 0 Views
Iran Batasi Akses Selat Hormuz, 1.900 Kapal Terdampak
Iran Batasi Akses Selat Hormuz, 1.900 Kapal Terdampak

PSPK – 27 Maret 2026 | Setelah serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, pemerintah Tehran mengambil langkah tegas dengan membatasi akses ke Selat Hormuz, jalur perairan strategis di Teluk Persia. Pembatasan tersebut ditujukan pada kapal‑kapal yang dikaitkan dengan kedua negara penyerang, sementara kapal dari negara lain masih diizinkan melintas asalkan tidak terlibat dalam aksi agresi dan mematuhi protokol keselamatan.

Juru bicara komando terpadu angkatan bersenjata Iran, Ebrahim Zolfaqari, menyatakan bahwa aturan baru ini bersifat permanen hingga situasi geopolitik berubah, dan menegaskan bahwa entitas yang berhubungan dengan Amerika Serikat dan Israel tidak memiliki hak untuk melewati selat.

Data pelacakan real‑time MarineTraffic pada 20‑22 Maret menunjukkan bahwa sekitar 1.900 kapal terhenti di sekitar Selat Hormuz. Rincian jenis kapal yang terdampak dapat dilihat pada tabel berikut:

Jenis Kapal Jumlah
Kapal curah 324
Kapal pengangkut minyak atau produk kimia 315
Kapal pengangkut produk minyak 267
Kapal tanker minyak mentah 211
Kapal kargo umum 177
Kapal kontainer 174
Kapal pengangkut gas petroleum cair (LPG) 98
Kapal pengangkut aspal atau bitumen 42
Kapal angkut berat 37
Kapal tanker LPG atau kimia 34

Dampak penutupan selat terhadap pasar maritim diproyeksikan akan bergantung pada lama penutupan, harga bahan bakar, dan jumlah kapal yang diizinkan melintas. Filipe Gouveia, direktur analisis maritim Baltic and International Maritime Council, mencatat bahwa indeks harga tanker mengalami lonjakan signifikan sejak akhir Februari:

  • Baltic Dirty Tanker Index naik sekitar 49 %.
  • Baltic Clean Tanker Index meningkat sekitar 78 % hingga 20 Maret.
  • Tarif pengangkutan kontainer juga mengalami kenaikan tajam.

Secara keseluruhan, pembatasan akses Selat Hormuz menambah tekanan pada rantai pasokan energi global dan memperburuk volatilitas harga minyak serta biaya pengiriman barang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *