Project Seru Penuh Kejutan

Militer AS Katakan Ancaman Iran di Selat Hormuz Menurun

March 22, 2026 • 0 Views
Militer AS Katakan Ancaman Iran di Selat Hormuz Menurun
Militer AS Katakan Ancaman Iran di Selat Hormuz Menurun

PSPK – 22 Maret 2026 | Militer Amerika Serikat menyatakan pada Sabtu, 21 Maret, bahwa kemampuan Iran untuk mengancam jalur strategis Selat Hormuz telah berkurang signifikan setelah serangan udara menargetkan fasilitas bawah tanah yang menyimpan rudal jelajah dan persenjataan lainnya.

Admiral Brad Cooper, komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), menjelaskan bahwa pasukan AS menjatuhkan beberapa bom bunker‑buster seberat 5.000 pon (sekitar 2.268 kg) pada struktur “diperkuat” di pesisir Iran. Bom tersebut berhasil menghancurkan gudang rudal anti‑kapal, peluncur rudal bergerak, serta jaringan intelijen dan relai radar yang dipakai untuk memantau pergerakan kapal.

  • Lebih dari 8.000 target militer Iran telah diserang dalam tiga minggu terakhir, termasuk 130 kapal milik Iran.
  • Bom bunker‑buster seberat 2.268 kg diperkirakan berharga US$288.000 per buah, lebih kecil dibandingkan bom seberat 13.600 kg yang dijatuhkan pada instalasi nuklir Iran tahun sebelumnya.
  • Harga minyak mentah Brent Laut Utara melonjak lebih dari 50 % dalam sebulan terakhir, menembus US$105 per barel, dipicu oleh ketegangan di Selat Hormuz.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengkritik sekutu NATO sebagai “pengecut” dan menyerukan mereka untuk turut mengamankan Selat Hormuz. Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat hampir mencapai tujuan militernya dan tengah mempertimbangkan untuk mengurangi operasi militernya di Timur Tengah.

Serangan ini menandai intensifikasi upaya Washington untuk menurunkan tekanan Iran pada jalur perdagangan minyak global, sekaligus berupaya menstabilkan pasar energi yang terguncang akibat konflik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *