Project Seru Penuh Kejutan

Ryan Adriandhy Apresiasi Kru Film Na Willa Tahan ‘Asam’ demi Lingkungan Bebas Rokok

March 19, 2026 • 0 Views
Ryan Adriandhy Apresiasi Kru Film Na Willa Tahan 'Asam' demi Lingkungan Bebas Rokok
Ryan Adriandhy Apresiasi Kru Film Na Willa Tahan 'Asam' demi Lingkungan Bebas Rokok

PSPK – 19 Maret 2026 | Jakarta – Sutradara Ryan Adriandhy memberikan penghargaan khusus kepada seluruh kru film Na Willa karena dengan konsisten mematuhi kebijakan bebas rokok di lokasi syuting. Kebijakan tersebut mencakup larangan merokok baik rokok konvensional maupun rokok elektrik, sehingga tercipta lingkungan set yang sehat bagi para pemain, terutama anak‑anak cilik yang menjadi pemeran utama.

Melalui akun pribadi di platform media sosial, Ryan menyampaikan permohonan maaf sekaligus terima kasih setinggi‑tingginya kepada kru yang rela menahan rasa “asam” karena tidak dapat mengonsumsi nikotin selama proses produksi. Ia menekankan bahwa para kru yang ingin merokok harus pergi jauh dari area set atau menunggu hingga pengambilan gambar selesai.

Beberapa minggu sebelumnya, Ryan juga menegaskan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan syuting. Kebijakan bebas rokok telah disepakati sejak pra‑produksi, dan setiap anggota tim yang memiliki kebiasaan merokok diingatkan untuk tidak melakukannya di lokasi.

Selain kebijakan anti‑rokok, syuting Na Willa juga memperkenalkan kebiasaan unik yang jarang ditemui di industri film Indonesia, yaitu wajib tidur siang selama tiga puluh menit setelah istirahat makan siang. Menurut sutradara, langkah ini membantu menjaga kebugaran dan konsentrasi tim.

  • Larangan merokok di seluruh area set.
  • Kewajiban tidur siang 30 menit setelah istirahat makan siang.
  • Ruang tunggu khusus dengan tempat tidur kecil untuk anak‑anak pemain.

Produser Anggia Kharisma menambahkan bahwa ruang tunggu dirancang khusus agar anak‑anak pemain merasa nyaman sambil menunggu giliran mereka. Fasilitas tempat tidur kecil memungkinkan mereka beristirahat dengan tenang.

Film Na Willa mengisahkan kehidupan sehari‑hari seorang gadis berusia lima tahun bernama Willa, berlatar era 1960‑an di sebuah gang Surabaya. Cerita diadaptasi dari buku karya Reda Gaudiamo dan menampilkan pemeran seperti Luisa Adreena, Irma Rihi, Junior Liem, Ira Wibowo, Melissa Karim, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, dan Arsenio Rafisqy. Film ini mulai ditayangkan di bioskop seluruh Indonesia sejak 18 Maret 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *