PSPK – 22 April 2026 | Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Oktavianus, mengunjungi Balai Desa Kutoharjo, Pati pada 21 April. Kunjungan ini bertujuan memantau pelaksanaan program skrining TB gratis yang ditujukan bagi keluarga pasien tuberkulosis.
Pemeriksaan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, foto rontgen, dan penilaian lingkungan rumah. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah nasional yang menitikberatkan pada penanganan stunting serta pemberantasan tuberkulosis.
Data Kabupaten Pati mencatat 2.658 kasus TB pada tahun sebelumnya, menjadikannya fokus utama dalam pencegahan penularan. Pemerintah menargetkan skrining di minimal 120 titik, termasuk posyandu dan kantor pedukuhan di seluruh desa.
- Deteksi dini bagi masyarakat yang belum menunjukkan gejala.
- Pemberian terapi pencegahan dan pengobatan bagi yang terdiagnosis.
- Renovasi rumah tidak layak untuk memperbaiki ventilasi dan mengurangi risiko penyebaran.
Saat ini, 34 rumah di Pati telah terdaftar untuk program renovasi. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan akan melakukan pendataan ulang seluruh pasien TB dalam 10 hari ke depan, termasuk keluarga mereka, untuk memastikan data akurat.
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan partisipasi aktif masyarakat. Semua pihak diharapkan bersatu demi menurunkan angka TB dan mencapai tujuan Indonesia bebas tuberkulosis.












