PSPK – 15 Maret 2026 | Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkenalkan fasilitas baru bagi para pemudik yang melintas di Tol Trans Jawa, yakni Industropolis Coastal Rest Area. Rest area ini terletak di Exit Tol KIT Batang kilometer 371+800 dan menawarkan pemandangan laut terbuka di pesisir utara Batang.
Fasilitas yang tersedia meliputi:
- Area parkir luas untuk kendaraan pribadi dan bus.
- Toilet bersih dengan akses ramah disabilitas.
- Area istirahat keluarga lengkap dengan kursi dan meja.
- Berbagai pilihan kuliner dari UMKM Batang.
- Spot panorama laut yang dapat dinikmati sambil bersantai.
- Masjid berkapasitas sekitar 2.400 jamaah dengan luas 200 meter persegi.
Rest area ini dibuka untuk umum pada tanggal 14 hingga 23 Maret 2026, bertepatan dengan masa arus mudik. Direktur Pemasaran dan Pengembangan KEK Industropolis Batang, Indri Septa Respati, menyatakan bahwa keberadaan fasilitas ini merupakan bagian dari layanan kawasan kepada masyarakat, khususnya pemudik yang menggunakan jalur tol.
“Kami ingin momentum mudik ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal Industropolis Batang lebih dekat. Kawasan ini tidak hanya berkembang sebagai pusat industri, tetapi juga sedang kami bangun sebagai kota baru yang terintegrasi di Batang,” ujar Indri dalam keterangan tertulis.
Nasrullah, Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), menilai bahwa rest area tersebut dapat menjadi alternatif tempat singgah yang nyaman bagi pengguna jalan tol. Menurutnya, panorama laut menjadi daya tarik tersendiri yang dapat menenangkan para pelintas setelah perjalanan panjang.
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menambahkan bahwa kehadiran kawasan industri dan infrastruktur tol turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang kini mencapai sekitar 7,79 persen. Ia menegaskan bahwa Industropolis Coastal Rest Area menjadi wajah baru Batang bagi para pelintas jalan.
Seorang pemudik asal Jakarta yang menuju Solo, bernama Santoso, mengaku terkesan dengan suasana rest area tersebut. “Saya baru pertama kali singgah di sini. Awalnya saya kira hanya kawasan industri biasa, ternyata ada rest area dengan pemandangan laut yang indah. Rasanya segar setelah perjalanan jauh,” ujarnya.
Dengan lokasi strategis di tepi laut, rest area ini diharapkan menjadi pilihan utama bagi pemudik yang ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman, sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal.












