PSPK – 01 Maret 2026 | Pada Jumat, 27 Februari 2026, umat Muslim di Kota Bekasi bersiap menjalankan ibadah puasa hari ke-9 Ramadan 1447 Hijriah. Menyambut hari tersebut, otoritas Kementerian Agama RI telah merilis jadwal imsakiyah resmi yang menjadi acuan utama bagi warga Bekasi untuk menyesuaikan waktu sahur, sholat, dan berbuka puasa.
Waktu Imsak dan Subuh untuk Bekasi
Jadwal imsak di Kota Bekasi pada tanggal tersebut ditetapkan pada pukul 04:31 WIB. Imsak berfungsi sebagai peringatan akhir bagi umat untuk menghentikan makan dan minum sebelum adzan Subuh berkumandang. Selang satu menit, adzan Subuh berkumandang pada pukul 04:41 WIB, menandai dimulainya puasa secara resmi. Selisih singkat ini memberikan ruang bagi jamaah untuk menyiapkan diri secara tenang sebelum melaksanakan sholat Subuh.
Rangkaian Jadwal Sholat Selama Hari Ke-9 Ramadan
| Waktu (WIB) | Sholat |
|---|---|
| 04:31 | Imsak |
| 04:41 | Subuh |
| 05:55 | Terbit Matahari |
| 12:08 | Dzuhur |
| 15:12 | Ashar |
| 18:14 | Maghrib (Buka Puasa) |
| 19:24 | Isya |
Jadwal di atas mencerminkan perhitungan astronomi yang disesuaikan dengan koordinat geografis Bekasi, memastikan akurasi hingga menit. Selisih beberapa menit dibandingkan dengan kota tetangga, seperti Jakarta atau Bogor, wajar karena perbedaan letak bujur.
Waktu Buka Puasa Tercepat di Jabodetabek
Data resmi Bimas Islam Kementerian Agama menunjukkan bahwa Bekasi memiliki waktu berbuka puasa paling awal di wilayah Jabodetabek pada hari ini, yaitu pukul 18:14 WIB. Kota Bogor mencatat waktu paling akhir pada pukul 18:20 WIB, menghasilkan selisih enam menit yang dipengaruhi oleh posisi matahari di masing‑masing lokasi.
Umat Muslim di Bekasi diimbau untuk menyesuaikan diri dengan jadwal lokal, menghindari penggunaan jadwal kota lain yang dapat menyebabkan keterlambatan atau ketidaktepatan dalam menahan diri hingga adzan Maghrib.
Doa dan Etika Berbuka Puasa
Setelah menunggu adzan Maghrib, disarankan untuk memulai berbuka dengan kurma atau makanan ringan yang mengandung glukosa alami, diikuti dengan doa: “اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ”. Doa ini menegaskan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat puasa dan rezeki yang diberikan.
Pentingnya Niat Puasa
Dalam rangka menegakkan keabsahan puasa, niat harus diucapkan pada malam hari sebelum sahur, tepat sebelum fajar. Niat yang sah secara syariat berbunyi: “Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i fardhi syahri ramadhaana hadzihis sanati lillaahi ta’aalaa.” Tanpa niat yang jelas, puasa tidak akan diterima secara penuh.
Tips Praktis Menjalani Puasa di Bekasi
- Manfaatkan rentang waktu antara imsak (04:31) hingga Subuh (04:41) untuk membaca Al‑Qur’an dan berdoa.
- Pastikan asupan cairan yang cukup saat sahur untuk mengantisipasi cuaca lembap akhir Februari yang cenderung hujan.
- Gunakan alarm atau aplikasi resmi yang mengacu pada jadwal Kemenag untuk menghindari selisih detik yang dapat memengaruhi keabsahan puasa.
- Bagi yang bekerja shift atau beraktivitas di perbatasan antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, pilih waktu imsak terdepan (04:31) sebagai langkah preventif.
Dengan memperhatikan jadwal imsakiyah secara teliti, masyarakat Bekasi dapat melaksanakan puasa dengan khusyuk, mengoptimalkan pahala, dan tetap menjaga kesehatan selama Ramadan. Kesadaran akan perbedaan waktu antar wilayah, serta pemahaman tentang niat dan doa, menjadi kunci utama dalam menunaikan ibadah yang diridhoi Allah SWT.












