PSPK – 11 Maret 2026 | Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa pembangunan desa menjadi prioritas utama dalam upaya pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di provinsi tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara buka puasa bersama perwakilan kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang diadakan di Gedung Negara Provinsi Banten, Serang, pada Selasa, 10 Maret 2026.
Berbagai program unggulan telah diluncurkan, antara lain:
- Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) – pembangunan dan perbaikan jaringan jalan desa.
- Pos Pelayanan Desa Sejahtera (Posyandra) – penyediaan layanan publik langsung di desa.
- Peningkatan Bantuan Keuangan Desa – peningkatan alokasi dana dari Rp100 juta menjadi Rp120 juta per desa.
- Program Sekolah Gratis untuk SMA, SMK, dan SKH swasta.
- Inisiatif Satu Desa Satu Sarjana – beasiswa bagi warga desa yang berprestasi.
Gubernur menargetkan seluruh desa di Banten dapat terhubung dengan infrastruktur dasar yang memadai pada akhir masa jabatan pertamanya. Hingga kini, lebih dari dua ribu usulan pembangunan jalan desa telah diterima melalui program Bang Andra.
Respons positif tampak dari para kepala desa yang hadir. Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik, menyampaikan apresiasi atas kenaikan bantuan keuangan desa, sementara Kepala Desa Bojong Menteng, Ajat Sudrajat, menyoroti manfaat bantuan dalam pengembangan infrastruktur, UMKM, dan pariwisata lokal. Kepala Desa Rancateureup, Tati Mulyati, menekankan dampak signifikan program sekolah gratis dan beasiswa bagi generasi muda desa.
Andra Soni juga menambahkan rencana penghargaan bagi desa-desa yang menunjukkan inovasi atau prestasi khusus, sebagai upaya memacu kreativitas dan kemandirian daerah.












