Project Seru Penuh Kejutan

Operasi Ganda: Polisi Bongkar Bisnis Sabu Senilai Rp 126 Juta & Sindikat BBM Ilegal, Tiga Tersangka Diamankan

March 9, 2026 • 0 Views
Operasi Ganda: Polisi Bongkar Bisnis Sabu Senilai Rp 126 Juta & Sindikat BBM Ilegal, Tiga Tersangka Diamankan
Operasi Ganda: Polisi Bongkar Bisnis Sabu Senilai Rp 126 Juta & Sindikat BBM Ilegal, Tiga Tersangka Diamankan

PSPK – 09 Maret 2026 | Polisi Indonesia kembali menunjukkan ketangguhan dalam memerangi jaringan narkotika dan perdagangan bahan bakar ilegal. Dalam rentang waktu satu minggu, dua operasi besar berhasil mengungkapkan jaringan yang melibatkan ratusan gram sabu serta ribuan liter solar bersubsidi, menjerat total enam orang pelaku di Jawa Timur.

Penggerebekan Sabu di Mojokerto

Pada tanggal 7 Maret 2026, satuan Reskrim Narkotika Polres Mojokerto melakukan penggerebekan di sebuah gudang tersembunyi di Kecamatan Sooko. Dua tersangka, yang diketahui dengan inisial IF (31) dan RKH (39), berhasil diamankan pada pukul 05.00 WIB. Dari tempat persembunyian tersebut, aparat menyita 84,3 gram sabu dengan nilai pasar sekitar Rp 126 juta, serta barang bukti lain berupa plastik klip, dua ponsel, dan satu sepeda motor.

Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto, AKP Eriek Triyasworo, menjelaskan bahwa kedua terdakwa merupakan residivis yang sebelumnya pernah terlibat dalam kasus narkotika. “Mereka mengaku mendapat pasokan dari seorang bandar yang berinisial C, dan penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap jaringan di atasnya,” ujarnya.

IF dan RKH kini ditahan di Rutan Polres Mojokerto dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 609 ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Sindikat BBM Ilegal di Situbondo

Sementara itu, di Kabupaten Situbondo, Satreskrim Polres Situbondo menggelar operasi yang menjerat tiga orang pelaku dalam perdagangan solar bersubsidi secara ilegal. Aksi dimulai sekitar pukul 04.00 WIB ketika tim Resmob menyusuri Jalan Besuki setelah menerima laporan masyarakat tentang sebuah truk kuning yang diduga mengangkut solar ilegal.

Sopir truk menolak menyerah dan melancarkan kejar-kejaran, bahkan menabrak kendaraan warga dan mobil polisi. Akhirnya, truk tersebut kehilangan kendali dan menabrak pagar rumah warga. Dalam proses penggeledahan, polisi menyita 1.000 liter solar (setara 1 ton) yang tersimpan dalam satu tandon kotak, dua tandon kosong, 76 jerigen kosong, serta peralatan penyulingan seperti corong, selang, pompa minyak, dan galon sisa solar.

Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, mengidentifikasi tiga tersangka: SA (45) sebagai sopir truk, K (55) sebagai kenek, dan EE (50) sebagai pemasok solar. Mereka kini ditahan dan menghadapi ancaman pidana berat.

Foto kejadian menampilkan mobil polisi yang terlibat dalam pengejaran, dengan gambar resmi yang diambil oleh Jeffry Surianto.

Analisis Dampak dan Langkah Ke Depan

Penangkapan ini menegaskan bahwa jaringan kriminal yang memanfaatkan perdagangan narkotika dan bahan bakar subsidi tidak hanya beroperasi di satu wilayah, melainkan memiliki jangkauan lintas kabupaten. Kedua operasi menunjukkan sinergi antara unit narkotika dan reskrim dalam mengidentifikasi titik lemah jaringan, serta pentingnya dukungan intelijen masyarakat.

Dengan nilai total barang bukti mencapai lebih dari Rp 126 juta untuk sabu dan satu ton solar ilegal, kerugian ekonomi negara dapat diminimalisir. Penegakan hukum yang tegas diharapkan menjadi efek jera bagi pelaku lain yang berniat memanfaatkan celah regulasi.

Polisi terus memperluas penyelidikan, khususnya dalam melacak bandar narkotika berinisial C yang menjadi sumber pasokan bagi IF dan RKH. Di sisi lain, penyidikan atas jaringan BBM ilegal masih berlanjut untuk mengidentifikasi pemasok dan jalur distribusi lebih luas.

Keberhasilan operasi ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik bahwa aparat penegak hukum berkomitmen melindungi masyarakat dari bahaya narkotika dan praktik ekonomi gelap. Masyarakat diimbau untuk melaporkan segala indikasi aktivitas mencurigakan, sehingga kolaborasi antara warga dan kepolisian dapat mempercepat pemberantasan kejahatan terorganisir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *