Project Seru Penuh Kejutan

Kajian Adem Ramadan di Masjid Al‑Akbar Surabaya: Gus Rifqil Ingatkan Generasi Z Hindari Riya demi Indonesia Aman

March 9, 2026 • 0 Views
Kajian Adem Ramadan di Masjid Al‑Akbar Surabaya: Gus Rifqil Ingatkan Generasi Z Hindari Riya demi Indonesia Aman
Kajian Adem Ramadan di Masjid Al‑Akbar Surabaya: Gus Rifqil Ingatkan Generasi Z Hindari Riya demi Indonesia Aman

PSPK – 09 Maret 2026 | Sabtu, 7 Maret 2026, ratusan jamaah berdatangan ke Masjid Nasional Al‑Akbar Surabaya untuk mengikuti Kajian Adem Ramadan yang diselenggarakan oleh Aqua dalam rangka gerakan #TemanAdemRamadan. Acara yang dipadu dengan aksi sosial ini menampilkan dua penceramah ternama, Gus Rifqil Muslim Suyuthi dan Ning Imas Fatmah Zahro, serta menghadirkan pesan penting tentang menjaga niat dan perilaku selama bulan suci, khususnya menghindari riya.

Suasana dan Program Utama

Masjid Al‑Akbar yang megah menjadi latar belakang kajian yang dipenuhi nuansa tenang dan penuh khidmat. Program dimulai dengan sambutan dari Ketua Badan Pengelola Masjid, Dr KH M Sudjak MAg, yang menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam kegiatan keagamaan. “Generasi muda adalah generasi penerus, bangga dan bahagia kami melihat semangat mereka menghadiri kajian seperti hari ini,” ujarnya.

Setelah itu, Gus Rifqil memulai tausiyahnya dengan menyoroti bahaya riya – keinginan untuk dipuji atau dilihat orang lain – yang sering mengintai di tengah penggunaan media sosial yang meluas. Ia menegaskan, “Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan menahan panca indra, pandangan, lisan, hati, bahkan jempol kita agar tidak mengirimkan konten yang menonjolkan diri semata.”

Dalam rangka menegaskan pesan tersebut, Gus Rifqil mengajak Gen Z untuk menciptakan Ramadan yang “adem‑tentrem‑ayem” sehingga Indonesia menjadi aman. “Bagaimana kita membuat Ramadan ini adem‑tentrem‑ayem di Indonesia, insya Allah Indonesia aman,” katanya.

Pesan Ning Imas Fatmah Zahro

Ning Imas menambahkan bahwa Ramadan adalah momentum memperbaiki diri dan memperkuat keikhlasan. Ia mengajak jamaah menilai kembali kualitas ibadah, bukan hanya kuantitasnya, sehingga riya tidak menggerogoti niat.

Aksi Sosial dan Dukungan Aqua

Selain kajian, acara ini dilengkapi dengan distribusi 1.000 paket takjil dan santunan untuk anak‑anak yatim di sekitar masjid. Senior Director Public Affairs and Sustainability Aqua, Karyanto Wibowo, menjelaskan bahwa inisiatif #TemanAdemRamadan tidak hanya memberi kesejukan fisik, tetapi juga mengajak masyarakat menumbuhkan ketenangan hati. “Melalui #TemanAdemRamadan, kami ingin mengajak masyarakat menghadirkan kesejukan bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam sikap, tindakan, dan ketenangan hati,” ujar ia, sambil menekankan pentingnya hidrasi selama berpuasa.

Refleksi Praktis untuk Generasi Z

  • Jaga niat: Pastikan setiap amal dilakukan demi Allah, bukan untuk mendapatkan pujian.
  • Kontrol media sosial: Hindari memposting foto atau video yang menonjolkan diri, melainkan bagikan konten yang menginspirasi.
  • Perhatikan panca indra: Selalu sadar akan apa yang dilihat, didengar, dan diucapkan.
  • Hidrasi tepat: Minum air cukup saat berbuka untuk menjaga kesehatan tubuh.

Pesan-pesan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan budaya Ramadan yang lebih tenang dan produktif, terutama di kalangan remaja dan mahasiswa yang menjadi target utama gerakan ini.

Acara berakhir dengan doa bersama, mengajak seluruh jamaah memohon agar Ramadan ke depan dapat terus menjadi sarana peningkatan keimanan tanpa ruang bagi riya. Kehadiran Aqua, Masjid Al‑Akbar, serta para penceramah berhasil menciptakan momentum yang tidak hanya religius, tetapi juga sosial, meneguhkan komitmen generasi muda untuk menjadi agen perubahan positif di Indonesia.

Dengan sinergi antara lembaga keagamaan, sektor swasta, dan masyarakat, Kajian Adem Ramadan menjadi contoh konkret bagaimana acara keagamaan dapat beradaptasi dengan tantangan zaman, mengedukasi tentang keikhlasan, serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah pandemi media sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *