Project Seru Penuh Kejutan
Berita  

Baskara Putra Blak-Blakan Akui Lelah Buat Lagu Soal Perubahan, Sempat Frustasi dan Bingung Menulis

July 31, 2026 • 0 Views
Baskara Putra Blak-Blakan Akui Lelah Buat Lagu Soal Perubahan, Sempat Frustasi dan Bingung Menulis
Baskara Putra Blak-Blakan Akui Lelah Buat Lagu Soal Perubahan, Sempat Frustasi dan Bingung Menulis

PSPK – 31 Juli 2026 | Musisi Indonesia yang dikenal luas melalui grup band Hindia, Baskara Putra Blak-Blakan Akui Lelah Buat Lagu Soal Perubahan, Sempat Frustasi dan Bingung Menulis. Dalam sebuah diskusi yang berlangsung di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Baskara mengungkapkan rasa lelah dan frustrasi yang dialaminya dalam proses penciptaan lagu-lagu bertema perjuangan. Pengakuan ini muncul saat ia terlibat dalam kolaborasi dengan Banda Neira di bawah arahan produser Lafa Pratomo.

“Kayaknya setelah menulis lagu-lagu yang tanda kutip berusaha memperjuangkan hal-hal yang lebih besar, bukan berarti itu hal yang buruk, tapi tidak dipungkiri itu ada capeknya juga kadang-kadang gitu,” kata Baskara. Ia menjelaskan bahwa setelah beberapa tahun berkarya, ia menyadari bahwa kontribusinya dalam musik hanyalah sebagian kecil dari gambaran besar yang terjadi di masyarakat.

Tantangan Dalam Berkarya

Dalam pernyataannya, Baskara Putra menekankan bahwa menciptakan lagu-lagu yang berfokus pada perjuangan sosial tidaklah selalu mudah. Proses ini sering kali menuntutnya untuk terus menerus memunculkan ide-ide baru, yang kadang berujung pada kebingungan dan kebuntuan kreativitas. “Ternyata setelah melihat apa yang berjalan berapa tahun ke belakang, kita semua tuh cuma gerigi yang sangat kecil dari hal-hal yang sangat besar. Dan kadangkala ada hal-hal yang setelah terjadi bikin kita sadar, mau gimana pun juga butuh lebih dari bikin lagu kayak gini buat bikin perubahan gitu,” tambahnya.

Pengalaman yang diceritakan oleh Baskara ini sejalan dengan pandangan Ananda Badudu, salah satu personel Banda Neira, yang juga kerap mengangkat tema sosial dalam karya-karyanya. Ananda menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan emosional sebelum mencoba menghadapi isu-isu yang lebih besar. “Kalau misalnya kita di dalam rumahnya nggak mengontrol diri kita, kewarasan kita, gimana kita mau menghadapi dunia luar yang semakin gila ini gitu kan hari demi hari,” ujarnya. Ananda berharap bahwa kolaborasi ini dapat memberikan inspirasi dan ketenangan bagi pendengar.

Kolaborasi yang Menjanjikan

Proyek kolaborasi antara Hindia dan Banda Neira ini merupakan bagian dari EP Garis Tegak yang akan dirilis oleh Lafa Pratomo. Dalam EP ini, kolaborasi tersebut menjadi rangkaian penutup yang melengkapi karya-karya musisi lainnya. Lafa Pratomo menyatakan bahwa ia merasa yakin dengan potensi kolaborasi ini, mengingat kedua musisi memiliki pengaruh yang kuat di industri musik Indonesia. “Eksperimen sih tapi kayak eksperimen yang menurut gua wah ini pasti udah pasti berhasil deh gitu. Sangat tidak ragulah dengan mereka berdua,” ungkap Lafa.

EP ini direncanakan akan memuat enam lagu, yang akan dirilis secara bertahap setiap bulan. Rencananya, proyek pembuka EP ini akan menghadirkan Feby Putri dan Matter Mos lewat lagu “Seperti Angka 8” yang akan dirilis pada 4 Agustus 2026 di platform streaming digital.

Kesimpulan

Melalui pengakuan Baskara Putra tentang lelahnya menciptakan lagu-lagu bertema perjuangan, kita dapat melihat sisi lain dari kehidupan seorang musisi. Ketika berhadapan dengan isu-isu sosial yang kompleks, penting untuk menjaga keseimbangan emosional dan mental. Kolaborasi antara Hindia dan Banda Neira diharapkan tidak hanya menjadi karya yang menghibur, tetapi juga dapat memberikan inspirasi dan harapan bagi pendengarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *