PSPK – 31 Mei 2026 | Antisipasi Premanisme dan Peredaran Miras, Anggota Polsek Ibun Sambangi Jukir serta Warung menjadi langkah konkret aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Kecamatan Ibun, Sabtu (30/05/2026). Kegiatan dialogis ini melibatkan juru parkir, pemilik warung, serta warga sekitar, dengan tujuan meminimalisir aksi premanisme, peredaran minuman keras ilegal, dan gangguan kamtibmas lainnya.
Latar Belakang Kegiatan
Sejak awal tahun ini, kecamatan Ibun mencatat peningkatan laporan terkait aksi premanisme di area parkir publik dan peredaran miras di warung-warung kecil. Pihak kepolisian, melalui Polsek Ibun, merespon dengan mengimplementasikan program sambang dan patroli dialogis. Program ini dirancang untuk memperkuat kehadiran fisik aparat di lingkungan warga, sekaligus membangun komunikasi yang bersahabat antara polisi dan elemen masyarakat.
Pelaksanaan Sambang Jukir dan Warung
Tim Polsek Ibun mengunjungi sejumlah titik strategis, termasuk area parkir utama, tempat berjualan makanan, serta warung yang dikenal menjadi pusat distribusi minuman keras. Petugas memberikan imbauan kepada juru parkir untuk menegakkan disiplin, menolak pungutan liar, dan melaporkan aktivitas mencurigakan. Pada saat yang sama, pemilik warung diingatkan secara tegas untuk tidak menjual atau mengedarkan miras ilegal.
- Imbauan kepada juru parkir: menjaga ketertiban, melaporkan pungutan liar.
- Pengawasan warung: larangan penjualan miras tanpa izin, sanksi tegas bila melanggar.
- Ajakan kepada masyarakat: aktif melaporkan aksi premanisme dan distribusi miras.
Reaksi Masyarakat dan Dampak Awal
Warga yang menjadi saksi langsung melaporkan rasa aman yang meningkat setelah kehadiran petugas. Seorang juru parkir mengaku, “Sekarang kami lebih tenang, karena polisi selalu berada di sekitar dan menegur bila ada yang tidak beres.” Sementara itu, beberapa pemilik warung menyatakan akan menegakkan kebijakan internal untuk tidak menyetok miras, demi menghindari tindakan hukum.
Peran Kapolresta Bandung dan Kebijakan Keamanan
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Ladi Subartono S.H., S.I.K., M.H CPHR, menegaskan pentingnya konsistensi dalam program Antisipasi Premanisme dan Peredaran Miras, Anggota Polsek Ibun Sambangi Jukir serta Warung. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin, tidak hanya pada hari Sabtu tetapi juga pada hari kerja, untuk memastikan lingkungan tetap kondusif.
Strategi Jangka Panjang
Untuk memperkuat hasil yang sudah dirasakan, Polsek Ibun berencana menambah frekuensi patroli, melibatkan satuan reaktif khusus, serta mengoptimalkan penggunaan teknologi CCTV di titik-titik rawan. Edukasi kepada pelajar dan kelompok pemuda juga menjadi bagian penting, agar generasi muda tidak terjerumus ke dalam peredaran miras atau aksi preman.
Kesimpulan
Dengan mengedepankan pendekatan dialogis, Polsek Ibun berhasil menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman bagi warga Kecamatan Ibun. Kegiatan Antisipasi Premanisme dan Peredaran Miras, Anggota Polsek Ibun Sambangi Jukir serta Warung menunjukkan bahwa kehadiran polisi yang proaktif dan kolaboratif dapat mengurangi potensi gangguan kamtibmas. Diharapkan upaya serupa dapat direplikasi di daerah lain, memperkuat rasa aman secara nasional.












