PSPK – 21 Mei 2026 | DPR Dukung PP Ekspor SDA Prabowo, Dinilai Bisa Tutup ‘Kebocoran’ Pemasukan Negara. Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin menyambut positif langkah Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA). Menurut Syafruddin, kebijakan tersebut berpotensi menutup kebocoran penerimaan negara yang selama ini terjadi di sektor ekspor komoditas.
Latar Belakang
Ekspor Lewat BUMN Dinilai Lebih Transparan. Syafruddin mengatakan, kebijakan yang mewajibkan ekspor sejumlah komoditas strategis dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN) yang ditunjuk pemerintah merupakan langkah strategis dalam memperbaiki tata kelola ekspor nasional. Ia menilai sentralisasi ekspor akan membuat pemerintah memiliki data yang lebih akurat terkait volume maupun nilai komoditas yang dikirim ke luar negeri.
DPR Dukung PP Ekspor SDA Prabowo, Dinilai Bisa Tutup ‘Kebocoran’ Pemasukan Negara. “Kita sangat berharap kebijakan (tata kelola SDA) ini bisa memperbaiki sendi-sendi pendapatan kita yang selama ini mengalami kebocoran,” Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin.
Potensi Kebocoran
Potensi Kebocoran Disebut Capai Rp 15.400 Triliun. Politikus itu juga menyinggung potensi kebocoran pendapatan negara dari sektor sumber daya alam yang selama puluhan tahun disebut mencapai 908 miliar dolar AS atau sekitar Rp 15.400 triliun. Karena itu, ia mendukung rencana pembentukan badan khusus yang akan mengelola ekspor secara satu pintu.
DPR Dukung PP Ekspor SDA Prabowo, Dinilai Bisa Tutup ‘Kebocoran’ Pemasukan Negara. Menurut Syafruddin, sistem sentralisasi tidak hanya memperbaiki tata kelola ekspor, tetapi juga memperkuat posisi tawar Indonesia dalam menentukan harga komoditas di pasar global.
Manfaat Kebijakan
DPR Dukung PP Ekspor SDA Prabowo, Dinilai Bisa Tutup ‘Kebocoran’ Pemasukan Negara. Lebih lanjut, Syafruddin menilai kebijakan tata kelola ekspor SDA tersebut selaras dengan agenda hilirisasi yang terus didorong pemerintah. Melalui hilirisasi, komoditas mentah dalam negeri dapat diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi sebelum dipasarkan. Dengan cara itu, manfaat ekonomi dari kekayaan alam Indonesia dinilai akan lebih besar dirasakan masyarakat.
“Jadi ada harapan baru bagi Indonesia ke depan, agar kekayaan alam ini benar-benar bisa diwariskan untuk anak cucu kita,” Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin. DPR Dukung PP Ekspor SDA Prabowo, Dinilai Bisa Tutup ‘Kebocoran’ Pemasukan Negara, membuka era baru ekonomi Indonesia.












