PSPK – 21 Mei 2026 | Evaluasi CFD Rasuna Said, Banyak Parkir Liar dan Pedagang Berjualan di Badan Jalan merupakan salah satu topik yang hangat dibicarakan akhir-akhir ini. Pada Minggu (10/5) lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menggelar kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Latar Belakang
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ada sejumlah pembenahan dalam pelaksanaan car free day Rasuna Said. Kendati demikian, Syafrin mengatakan hasil evaluasi menunjukkan pelaksanaan HBKB di koridor Rasuna Said memberi manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ruang publik maupun kualitas lingkungan.
Manfaat HBKB
Menurut Syafrin, keberadaan HBKB di Rasuna Said turut mengurangi kepadatan pengunjung di kawasan Sudirman–Thamrin. Berdasarkan data Dishub DKI, jumlah pengunjung HBKB tingkat provinsi di koridor Jalan Jenderal Sudirman–MH Thamrin turun dari 29.256 orang pada 3 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada 10 Mei 2026 atau berkurang sekitar 52,97 persen.
Evaluasi CFD Rasuna Said
Evaluasi CFD Rasuna Said, Banyak Parkir Liar dan Pedagang Berjualan di Badan Jalan menunjukkan bahwa masih ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki. Diantaranya adalah belum tersedianya titik putar di sisi timur dan barat koridor, belum terpasangnya pembatas jalur Transjakarta, hingga masih ditemukannya parkir liar di sejumlah titik.
Penataan UMKM
Penataan UMKM dinilai perlu diperbaiki karena aktivitas pedagang meluas hingga badan jalan. Sejumlah proyek pekerjaan jalan pada rute alternatif juga masih menimbulkan kemacetan. Dishub DKI juga mencatat masih adanya perbedaan level ketinggian jalan pascapembongkaran tiang monorel serta penumpukan aktivitas masyarakat di kawasan Plaza Festival yang menyebabkan pelari dan pesepeda menggunakan lajur bus Transjakarta.
Syafrin memastikan seluruh kendala tersebut akan ditindaklanjuti bersama tim kerja HBKB lintas perangkat daerah. Pemprov DKI juga tengah menyiapkan payung hukum sebagai dasar pelaksanaan HBKB di Jalan HR Rasuna Said.
Perlu diingat bahwa Evaluasi CFD Rasuna Said, Banyak Parkir Liar dan Pedagang Berjualan di Badan Jalan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas ruang publik dan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan HBKB di Rasuna Said dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib.
Dalam Evaluasi CFD Rasuna Said, Banyak Parkir Liar dan Pedagang Berjualan di Badan Jalan, perlu diperhatikan beberapa hal seperti penataan UMKM, pengaturan kegiatan masyarakat, dan perbaikan fasilitas pendukung. Dengan demikian, kegiatan HBKB di Rasuna Said dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan.
Sebagai kesimpulan, Evaluasi CFD Rasuna Said, Banyak Parkir Liar dan Pedagang Berjualan di Badan Jalan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas ruang publik dan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan HBKB di Rasuna Said dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib.












