PSPK – 08 Maret 2026 | Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menandatangani perjanjian kerja sama dengan empat bank milik Himpunan Bank Milik Negara (Mandiri, BRI, BNI, dan BTN) untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani jagung binaan Polri di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kerja sama tiga tahun ini bertujuan memutus rantai tengkulak yang selama ini menekan harga jual hasil pertanian.
Program ini memberikan modal kerja yang terjangkau kepada kelompok tani (Poktan) yang telah direkomendasikan oleh Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Sebagai jaminan pasar, Perum Bulog ditetapkan sebagai offtaker utama, sehingga petani memperoleh kepastian harga dari masa tanam hingga panen.
Pelaksanaan dipantau secara ketat oleh Bhabinkamtibmas melalui Satuan Binmas. Mereka bertugas mencatat perkembangan usaha tani, memastikan pencairan dana tepat sasaran, dan memberikan pendampingan teknis di lapangan. Di tingkat provinsi, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menegaskan kesiapan seluruh jajaran Polres dan Polsek untuk mengawal distribusi bantuan permodalan.
- Bank Mandiri
- Bank BRI
- Bank BNI
- Bank BTN
Jenderal Listyo menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar stabilitas keamanan nasional. Dengan dukungan permodalan dan jaminan pasar, diharapkan petani jagung dapat meningkatkan produksi, memperoleh keuntungan yang lebih adil, dan mengurangi ketergantungan pada tengkulak.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa seluruh Poktan binaan akan mendapatkan informasi lengkap serta pendampingan maksimal selama program berjalan, demi terciptanya petani yang mandiri dan sejahtera.












