PSPK – 13 Mei 2026 | Landak, Kalimantan Barat – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jalan yang amblas di Desa Angan Tembawang, Kecamatan Jelimpo, pada Selasa (12/05/2026). Peninjauan ini dilakukan setelah daerah tersebut dilanda bencana banjir dan tanah longsor yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang parah.
Setibanya di lokasi, Bupati Karolin menyaksikan kondisi jalan raya yang terputus akibat longsor, di mana aspal yang sebelumnya kokoh kini amblas dan terkelupas. Aparat kepolisian setempat telah memasang garis polisi di area tepi jurang yang terkikis, sebagai langkah pencegahan agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas.
Banjir yang melanda wilayah tersebut disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi pada awal Mei, menyebabkan ketinggian air mencapai satu meter dan merendam pemukiman warga. Setelah banjir, longsor pun terjadi, memutus akses jalan utama di Angan Tembawang. Karolin mengungkapkan kekhawatirannya akan keselamatan warga serta dampak yang ditimbulkan terhadap mobilitas logistik masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karolin juga berinteraksi dengan perangkat desa, memberikan arahan penting terkait pelayanan publik. Ia menekankan bahwa meskipun anggaran desa mengalami defisit, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terpengaruh. “Walaupun efisiensi anggaran pemerintah desa jauh berkurang, namun pelayanan kepada masyarakat itu tidak boleh kita kurangi. Kita tetap harus optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Karolin.
Karolin melihat situasi ini sebagai momen penting bagi perangkat desa untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Landak mengenai penanganan fasilitas umum yang rusak. Ia menegaskan bahwa Pemda akan memprioritaskan perbaikan untuk hal-hal yang bersifat mendesak. “Kemudian hal-hal yang bersifat untuk kepentingan umum, jangan ragu berkoordinasi dengan Pemda walaupun kita anggarannya sangat terbatas. Tapi untuk hal-hal yang sifatnya emergency tentu akan kita prioritaskan,” jelasnya.
Bupati Karolin juga mengingatkan bahwa ketersediaan dana desa sangat penting bagi pembangunan infrastruktur dasar, terutama akses jalan antardusun yang menjadi tanggung jawab kepala desa. Ia berharap proses pemulihan dan perbaikan infrastruktur yang vital dapat dilakukan dengan baik dan terukur.
“Mudah-mudahan situasi ini segera berlalu karena saya sangat memahami di desa itu pembangunan sangat bergantung pada dana desa,” tambah Karolin.
Di akhir kunjungannya, ia menyampaikan harapannya agar kondisi keuangan daerah dapat membaik di tahun depan, sehingga perbaikan dan keberlanjutan pembangunan di tingkat desa di Kabupaten Landak bisa kembali berjalan maksimal.












