PSPK – 06 Mei 2026 | Madina — Seorang ayah dari Yogyakarta, Subur Adi Cahyono, berhasil mewujudkan impian menunaikan haji bagi anaknya yang masih remaja.
Novem Bill Ichtiar, yang baru berusia 17 tahun, akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah terdaftar sebagai calon jemaah sejak usia tiga tahun. Keputusan Subur untuk mendaftarkan Novem pada 2012 didasari keinginan agar anaknya memiliki stamina dan kesiapan fisik yang cukup saat menunaikan rukun Islam kelima.
Subur bekerja sebagai teknisi gigi dan memimpin Asosiasi Teknisi Gigi Yogyakarta. Ia secara rutin menyisihkan sebagian penghasilan untuk menyiapkan biaya haji, tanpa mengorbankan dana yang telah disisihkan untuk keperluan lain.
Persiapan Novem meliputi:
- Ikut manasik haji secara intensif.
- Latihan kebugaran untuk meningkatkan stamina.
- Pemantauan kesehatan secara berkala.
- Penguatan mental melalui bimbingan ayahnya.
Setelah menyelesaikan semua tahapan, Novem mengungkapkan rasa syukurnya serta terima kasih kepada ayah, keluarga, guru, dan teman-teman yang selalu mendoakan. Ia juga mendoakan ibunya yang belum berkesempatan berangkat tahun ini.
Subur menekankan pentingnya perencanaan haji sejak dini, baik dari segi keuangan maupun kebugaran. Ia memuji peningkatan layanan haji tahun ini, mulai dari proses administrasi di Kementerian Agama hingga fasilitas asrama dan pendampingan di Tanah Suci.
Dengan kisah ini, diharapkan generasi muda dapat terinspirasi untuk mempersiapkan ibadah haji secara matang, sehingga kesempatan menunaikannya dapat diraih pada usia yang tepat.












