PSPK – 01 Mei 2026 | Setiap awal bulan Mei, banyak orang langsung menyoroti tanggal merah 1 Mei. Hari tersebut tidak hanya dikenal sebagai Hari Buruh Internasional, melainkan juga menyimpan jejak‑jejak penting lain dalam sejarah Indonesia dan dunia.
Hari Buruh Internasional
Perayaan ini memperingati perjuangan para pekerja untuk hak jam kerja yang manusiawi. Gerakan tersebut berawal dari aksi massal di Chicago pada tahun 1886, yang menuntut batas maksimal delapan jam kerja per hari. Aksi tersebut berujung pada peristiwa Haymarket yang menjadi simbol perlawanan buruh di seluruh dunia.
Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
Pada 1 Mei 1963, Otoritas Eksekutif Sementara PBB (UNTEA) menyerahkan kedaulatan Irian Barat kepada Republik Indonesia. Penyerahan ini mengakhiri konflik panjang dan menegaskan integritas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Perayaan Global Lain pada 1 Mei
- Global Love Day: Didirikan pada 2004 oleh The Love Foundation, hari ini mendorong perdamaian dan kasih sayang lintas budaya.
- Lei Day: Dirayakan di Hawaii, menonjolkan tradisi pemberian rangkaian bunga lei sebagai simbol keramahan dan semangat “Aloha”.
Mengapa 1 Mei Dijadikan Hari Libur Nasional?
Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional khusus untuk menghormati kontribusi para pekerja. Kebijakan ini diresmikan melalui Keputusan Presiden No 24/2013 dan mulai diberlakukan sejak 2014, setelah sebelumnya sempat dicabut pada era Orde Baru.
Libur ini memberikan kesempatan bagi serikat pekerja untuk menyuarakan aspirasi secara damai serta mengapresiasi peran penting tenaga kerja dalam pembangunan ekonomi negara.












