PSPK – 25 April 2026 | Keberangkatan menunaikan ibadah haji menjadi momen sakral yang penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan. Membaca doa melepas keberangkatan haji menjadi bentuk dukungan spiritual yang dianjurkan dalam ajaran Islam.
Dalil dan Teladan Rasulullah
Hadis riwayat Imam At‑Tirmidzi (hasan) dan Imam Ahmad mencatat doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada sahabat yang hendak bepergian. Doa tersebut mencakup permohonan takwa, pengampunan dosa, dan kemudahan dalam kebaikan.
Doa‑Doa Utama
- Doa Zawwadakallâhut taqwâ
Arab: زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Latin: Zawwadakallâhut taqwâ, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.
Artinya: Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam kebaikan di mana pun kau berada. - Doa Menitipkan Agama, Amanat, dan Akhir Amal
Arab: أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Latin: Astawdi‘ullāha dīnaka, wa amānataka, wa khawātīma ‘amalik.
Artinya: Aku menitipkan agamamu, amanatmu, dan penutup amalmu kepada Allah. - Doa Alternatif untuk Keluarga
Arab: اللَّهُمَّ احْفَظْ أَهْلَنَا فِي سَفَرِهِمْ وَارْدُدْهُمْ إِلَيْنَا سَالِمِينَ
Latin: Allāhummaḥfaẓ ahlana fī safarihim waruddhum ilainā sālimīn.
Artinya: Ya Allah, jagalah keluarga kami dalam perjalanan dan kembalikan mereka kepada kami dengan selamat. - Doa Memohon Penerimaan Ibadah
Arab: اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ حَجَّهُمْ وَاغْفِرْ ذُنُوبَهُمْ
Latin: Allāhumma taqabbal ḥajjahum waghfir dzunūbahum.
Artinya: Ya Allah, terimalah hajinya dan ampunilah dosa‑dosanya.
Doa Untuk Calon Jamaah
Selain doa‑doa yang dibacakan keluarga, calon jamaah haji dianjurkan membaca shalat safar dua rakaat serta doa‑doa khusus sebelum meninggalkan rumah, saat naik kendaraan, dan selama perjalanan. Berikut contoh singkat:
- Doa Sebelum Keluar Rumah: Alḥamdu lillāhillażī hadānī bil‑islāmi…
- Doa Saat Naik Kendaraan: Bismillāhir‑raḥmānir‑raḥīm. Allāhu akbar…
Penutup
Doa‑doa tersebut mencerminkan sunnah yang sangat dianjurkan. Dengan mendoakan keselamatan, pengampunan, dan kemudahan, keluarga sekaligus jamaah menyiapkan hati untuk menunaikan ibadah haji yang mabrur.
Referensi: Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Kementerian Agama RI; Buku Manasik Haji dan Umroh Rosululloh, Imam Ghazali Said; Fikih Sunnah, Sayyid Sabiq; Al‑Majmu’ Syarh al‑Muhadzab, Imam An‑Nawawi.












