PSPK – 25 April 2026 | Pada Kamis, 24 April 2026, Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, hadir dalam Gerakan Percepatan Tanam di Desa Kuto Sari, Kecamatan Blitang III, Kabupaten OKU Timur. Acara ini diselenggarakan bersama Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, dan Gubernur Sumatera Selatan sebagai respons pemerintah terhadap ancaman penurunan produksi pertanian akibat fenomena El Nino.
Bupati OKU Timur, H. Lanousin, menjelaskan penggunaan alat modern berupa riding transplanter dan rice transplanter dalam penanaman padi. Teknologi ini memungkinkan penanaman seluas satu hektar selesai dalam waktu singkat dan mengurangi kebutuhan tenaga kerja.
Keunggulan Riding Transplanter
- Kecepatan tinggi: satu hektar dapat ditanami dalam hitungan jam dibandingkan metode manual yang memakan hari.
- Presisi penanaman yang meningkatkan tingkat germinasi.
- Pengurangan beban kerja fisik bagi petani.
- Efisiensi penggunaan benih dan pupuk.
Brigjen Khabib Mahfud menekankan, “Pemanfaatan teknologi seperti riding transplanter sangat membantu petani meningkatkan produktivitas. Kami berharap inovasi ini terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara luas.” Ia menambahkan bahwa Korem 044/Gapo akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pertanian, khususnya Percepatan Tanam, untuk menjaga stabilitas pangan nasional.
Rangkaian acara juga meliputi pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Provinsi Sumatera Selatan, sebagai upaya memperkuat organisasi petani dalam mendukung program pertanian nasional.
Kehadiran pejabat dari Kementerian Pertanian, BPPSDMP, serta unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten menegaskan sinergi kuat antara TNI, pemerintah pusat, dan daerah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.












