PSPK – 18 April 2026 | Konvoi tanker minyak melewati Selat Hormuz pada Sabtu (18 April), menjadi pergerakan kapal besar pertama di jalur penting tersebut sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran tujuh minggu lalu.
Pergerakan kapal dan reaksi Trump
Empat kapal pengangkut gas minyak cair serta beberapa tanker produk minyak dan kimia melintasi perairan Iran di selatan Pulau Larak, diikuti oleh sejumlah kapal tanker lainnya dari Teluk, menurut data MarineTraffic.
Beberapa jam sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut ada “beberapa kabar baik” mengenai Iran, namun tidak memberikan rincian. Ia menambahkan kemungkinan pertempuran akan berlanjut hingga Rabu jika tidak tercapai kesepakatan damai.
Pembukaan Selat Hormuz
Setelah gencatan senjata terpisah yang dimediasi Amerika Serikat antara Israel dan Lebanon, Iran membuka kembali Selat Hormuz, yang sebelum konflik mengangkut sekitar 20% perdagangan minyak dunia.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah perundingan langsung antara AS dan Iran akan dilaksanakan akhir pekan ini. Beberapa diplomat meragukan logistik pertemuan di Islamabad, tempat yang diperkirakan menjadi lokasi pembicaraan.
Ketegangan dan ancaman Iran
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, mengingatkan bahwa selat tidak akan tetap terbuka bila blokade Amerika berlanjut. Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan semua kapal harus berkoordinasi dengan Korps Garda Revolusi Islam, namun tidak ada laporan kepatuhan.
Pasukan AS telah memerintahkan 21 kapal kembali arah sejak blokade dimulai minggu ini, sementara Komando Pusat AS menampilkan gambar kapal perusak rudal berpemandu yang berpatroli di Laut Arab.
Program nuklir Iran
Isu nuklir tetap menjadi titik fokus perundingan. Trump menyatakan Amerika Serikat akan memindahkan persediaan uranium yang diperkaya milik Iran, namun juru bicara luar negeri Iran menolak pemindahan tersebut.
Negosiasi mencakup usulan penangguhan aktivitas nuklir Iran selama 20 tahun dari pihak AS, sementara Tehran mengusulkan jeda tiga hingga lima tahun. Kedua belah pihak masih mencari titik temu.
Dampak ekonomi
Harga minyak turun sekitar 10% dan pasar saham global menguat setelah laporan konvoi tanker. Lebih dari selusin negara menyatakan kesediaan bergabung dalam misi internasional untuk melindungi pelayaran di selat ketika kondisi memungkinkan.
Kesepakatan mengenai pencairan aset Iran senilai miliaran dolar juga dibicarakan, meski belum ada rincian waktu pelaksanaannya.










