PSPK – 13 April 2026 | Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, H. Khoirunnas, S.H., M.H., hadir pada Minggu sore, 12 April 2026, untuk menjadi pembicara utama dalam workshop informal yang bertajuk “Implementasi Nilai Keagamaan dalam Membentuk Perilaku Mahasiswa” di Universitas Komputama (UNIKMA) Cilacap, Jawa Tengah.
Acara itu diikuti oleh seluruh jajaran sivitas akademika, termasuk rektor, dekan, ketua program studi, anggota lembaga penjamin mutu, serta perwakilan organisasi mahasiswa. Dalam sambutannya, Irjen Khoirunnas menekankan bahwa kemajuan sebuah institusi pendidikan tinggi bergantung pada kualitas dan komitmen internal para pengelolanya, bukan pada faktor eksternal.
Pentingnya Kepemimpinan Internal
Ia menegaskan, “Kampus yang bagus bukanlah hasil kebetulan atau dukungan dari kampus lain di sekitarnya. Keberhasilan UNIKMA ditentukan oleh orang‑orang yang berada di dalamnya.” Irjen mengajak para pemimpin kampus dan dosen untuk terus bersyukur atas anugerah akal dan berinovasi demi kemajuan lembaga.
Motivasi Kerja Lillahi Ta’ala
Irjen menyinggung bahwa kehadiran di kampus seharusnya tidak sekadar memenuhi rutinitas kerja, melainkan dijalankan dengan niat ibadah. “Jika niatnya lillahi ta’ala, setiap langkah menuju kampus menjadi tasbih menuju surga,” ujarnya, menekankan pentingnya ikhlas dalam setiap aktivitas akademik.
Integritas Sebagai Aset Utama
Sebagai pejabat tertinggi pengawasan di Kementerian Agama, ia berbagi pengalaman pribadi tentang menolak segala bentuk penerimaan yang tidak sah. “Saya hanya menerima gaji dan tunjangan yang menjadi hak saya. Kejujuran adalah aset terbesar bagi seorang abdi negara dan pendidik,” katanya, mengingat kembali perjalanan kariernya yang berlandaskan integritas.
Disiplin Spiritual
Irjen juga menuturkan kebiasaan spiritualnya yang menjadi kunci kesuksesan: rutin melaksanakan sholat tahajud, sholat dhuha, puasa sunnah, serta bersedekah setiap hari sebagai bentuk bakti kepada orang tua yang telah meninggal. Ia berharap kebiasaan ini dapat menular kepada civitas akademika UNIKMA.
Workshop ini diharapkan dapat merombak etos kerja di lingkungan kampus dengan menanamkan nilai‑nilai keagamaan yang kuat, sehingga UNIKMA dapat melangkah menuju visi menjadi universitas yang maju, unggul, dan berdaya saing internasional.












