Project Seru Penuh Kejutan

Pemerintah Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji 2026

March 5, 2026 • 0 Views
Pemerintah Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji 2026
Pemerintah Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji 2026

PSPK – 05 Maret 2026 | Pemerintah Indonesia pada Rabu, 4 Maret 2026, meluncurkan ekspor perdana beras premium merek “BeFood Nusantara” sebesar 2.280 ton ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji tahun 1447 H.

Pengiriman dilakukan melalui Kawasan Pergudangan Sunter Timur Bulog, Jakarta, menandai langkah strategis dalam ekosistem ekonomi haji nasional dengan memperkenalkan cita rasa nasi lokal berkualitas tinggi di Tanah Suci.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektoral antara kementerian dan lembaga berikut:

  • Kementerian Pertanian
  • Kementerian Haji dan Umrah
  • Kementerian Perdagangan
  • Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Bapanas)
  • Perum Bulog

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Efendi, menyatakan bahwa ekspor ini mengakhiri ketergantungan pada beras non‑Indonesia yang teksturnya tidak sesuai selera jemaah.

Fasilitas Produksi Lokasi
Wilmar Serang Serang, Banten
Wilmar Mojokerto Mojokerto, Jawa Timur
Bulog Karawang Karawang, Jawa Barat
Bulog Subang Subang, Jawa Barat

Armada yang mengangkut beras meliputi kapal Hyundai Unity, Wan Hai, dan kapal lokal Kota Sejati.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa ekspor ini menunjukkan ketahanan stok pangan nasional yang mencapai 3,7 juta ton per Maret 2026, stok terbesar dalam sejarah.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Haris, memuji terbukanya pasar potensial bagi produk pertanian Indonesia di luar negeri. Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri berharap langkah ini dapat memperkenalkan kualitas beras Indonesia kepada masyarakat Arab Saudi secara lebih luas.

Pemerintah optimis pengiriman selanjutnya akan berjalan sesuai jadwal keberangkatan pada 7 Maret 2026, meski situasi geopolitik di Jazirah Arab tengah berfluktuasi. Target ke depan mencakup ekspansi untuk melayani 1,7 juta jemaah umrah serta warga Indonesia yang menetap di Arab Saudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *