PSPK – 06 April 2026 | Di dapur profesional, kaldu ayam dan chicken broth sering dijadikan bahan dasar untuk menambah cita rasa pada sup, saus, atau tumisan. Meskipun keduanya terdengar serupa, keduanya memiliki perbedaan penting mulai dari bahan baku, rasa, tekstur, hingga warna.
Perbedaan Bahan Dasar
Kaldu ayam (stock) dibuat terutama dari tulang ayam yang direbus lama, sering kali dipanggang dulu untuk mengeluarkan warna dan rasa. Sementara chicken broth dibuat dari daging ayam bersama sisa tulang dan sayuran aromatik.
Rasa
Karena mengandung kolagen tinggi dari tulang, kaldu ayam menghasilkan rasa yang lebih dalam, kaya, dan agak bertekstur. Broth yang berbahan daging cenderung lebih ringan dan rasanya dipengaruhi oleh penambahan garam serta sayuran.
Tekstur
Proses perebusan tulang yang lama melarutkan gelatin, sehingga kaldu ayam menjadi agak kental dan dapat mengeras ketika didinginkan. Chicken broth biasanya tetap cair dan lebih encer.
Warna
Kaldu ayam biasanya berwarna gelap karena proses pemanggangan dan perebusan yang lama. Broth memiliki warna yang lebih terang karena waktu memasak yang lebih singkat.
Penerapan dalam Masakan
- Gunakan kaldu ayam untuk hidangan yang membutuhkan kekayaan rasa dan tekstur kental, seperti saus demi-glace, risotto, atau sup kental.
- Gunakan chicken broth untuk sup bening, tumisan ringan, atau resep yang mengutamakan rasa segar tanpa kepadatan berlebih.
Memahami perbedaan ini membantu koki rumahan maupun profesional mengoptimalkan rasa dan konsistensi tiap hidangan.












