PSPK – 06 April 2026 | Karang Taruna Kabupaten Lebak menegaskan komitmen untuk terus menjaga suasana kondusif sekaligus berperan aktif dalam mendukung arah pembangunan daerah. Pendekatan yang diusung mengedepankan ketenangan, inklusivitas, dan semangat kebersamaan.
Ketua Harian Karang Taruna Lebak, Muhamad Ja’far Toha, menyampaikan bahwa pesan damai yang disampaikan oleh Bupati Lebak menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen pemuda agar tetap berkontribusi positif di tengah dinamika sosial yang berkembang. Ia menekankan bahwa Karang Taruna sebagai wadah generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga keharmonisan serta mengambil peran dalam pembangunan tanpa terjebak pada narasi yang dapat menimbulkan perpecahan.
“Kami mengajak seluruh pengurus Karang Taruna di 28 kecamatan, 5 kelurahan, dan 340 desa untuk tetap fokus pada kegiatan yang produktif, memperkuat solidaritas, serta mengawal pembangunan Lebak dengan cara yang bijak dan bermartabat,” ujar Ja’far pada Minggu, 5 April 2026.
Peran pemuda tidak terbatas pada kegiatan sosial, melainkan juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan ketahanan sosial di daerah. Dengan mengedepankan semangat kolaborasi, Karang Taruna diharapkan menjadi penghubung konstruktif antara masyarakat dan pemerintah, serta menghadirkan energi positif dalam setiap proses pembangunan.
- Menjaga keamanan dan kondusivitas sebagai fondasi pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
- Mendorong generasi muda untuk bersikap dewasa, saling menghargai, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
- Memberdayakan ekonomi pemuda melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan akses pasar.
- Menggelar aktivitas sosial yang memperkuat nilai gotong‑royong, seperti bakti sosial, pembersihan lingkungan, dan kegiatan budaya.
- Menyediakan ruang dialog antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah untuk memastikan kebijakan pembangunan bersifat partisipatif.
Karang Taruna Lebak optimis dapat menjadi bagian dari solusi dalam mengawal perjalanan pembangunan Kabupaten Lebak ke arah yang lebih baik, tanpa menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Semangat persatuan dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi tersebut.












