Project Seru Penuh Kejutan

Puluhan Wisatawan Gagal ke Puncak Padar, Pemandu Wisata Bersitegang dengan Petugas BTNK

March 31, 2026 • 0 Views
Puluhan Wisatawan Gagal ke Puncak Padar, Pemandu Wisata Bersitegang dengan Petugas BTNK
Puluhan Wisatawan Gagal ke Puncak Padar, Pemandu Wisata Bersitegang dengan Petugas BTNK

PSPK – 31 Maret 2026 | Seorang pemandu wisata di Kabupaten Manggarai Barat terlibat bentrok dengan petugas Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) setelah rombongan wisatawan ditolak naik ke puncak Pulau Padar karena kebijakan pembatasan kuota.

Pemandu tersebut mempublikasikan video di akun Facebook “Aisar Turis” pada 28 Maret, memperlihatkan dirinya berdebat dengan petugas loket di pintu masuk. Ia menuturkan bahwa lebih dari seribu wisatawan sudah berada di Pulau Padar pada hari itu, meskipun sebagian besar telah membeli tiket melalui aplikasi SiOra yang dikelola BTNK. Akibatnya, puluhan orang terpaksa meninggalkan pulau dengan rasa kecewa, meskipun kejadian ini terjadi pada low season yang biasanya lebih sepi.

Petugas loket kemudian meminta pemandu melaporkan keluhan tersebut ke kantor BTNK. Kepala BTNK, Hendrikus Rani Siga, mengonfirmasi bahwa sebagian pengunjung belum memahami ketentuan kuota. Ia menambahkan bahwa kebijakan kuota yang mulai diuji coba sejak Januari akan resmi diberlakukan mulai April.

Kebijakan kuota didasarkan pada hasil kajian Daya Dukung Daya Tampung (DDDT) tahun 2018 yang menetapkan batas maksimal 366.108 pengunjung per tahun. Kajian tersebut disusun oleh Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali‑Nusa Tenggara (P3E Bali Nusra) bekerja sama dengan World Wildlife Fund (WWF) dan mencakup tiga destinasi utama daratan—Loh Buaya di Pulau Rinca, bagian selatan Pulau Padar, dan Loh Liang di Pulau Komodo—serta 23 lokasi penyelaman.

BTNK menegaskan bahwa pembatasan ini bertujuan melindungi keanekaragaman hayati, memberdayakan masyarakat setempat, dan memenuhi mandat negara untuk menjaga kawasan. Salah satu alasan utama adalah untuk meratakan aliran pengunjung sepanjang tahun. Data kunjungan menunjukkan puncak pada bulan Juli dengan 63.133 wisatawan, sementara pada bulan Januari hanya 12.609 wisatawan.

Bulan Jumlah Pengunjung
Juli 63.133
Januari 12.609

Hendrikus mengimbau semua pelaku wisata untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada calon pengunjung, agar insiden serupa dapat dihindari di masa mendatang, terutama menjelang high season.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *