Pendahuluan
PSPK – 22 Mei 2026 | Persentase Peserta Didik dengan Kebiasaan Sarapan Menurut Jenjang Pendidikan 2024 menunjukkan bahwa mayoritas peserta didik di Indonesia telah memiliki kebiasaan sarapan setiap hari. Sarapan menjadi salah satu kebiasaan penting dalam mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar peserta didik. Selain membantu memenuhi kebutuhan energi pada pagi hari, sarapan juga berperan dalam menjaga fokus selama proses pembelajaran berlangsung.
Hasil Survei
Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 71,05% peserta didik di Indonesia telah memiliki kebiasaan sarapan setiap hari. Persentase Peserta Didik dengan Kebiasaan Sarapan Menurut Jenjang Pendidikan 2024 ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta didik telah memiliki kebiasaan makan pagi sebelum melakukan aktivitas belajar.
Perbedaan Persentase Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Jika dilihat berdasarkan jenjang pendidikan, terdapat perbedaan persentase kebiasaan sarapan pada masing-masing kelompok peserta didik. Pada jenjang SD sederajat, persentase peserta didik yang memiliki kebiasaan sarapan setiap hari tercatat paling tinggi, yaitu sebesar 73,97%. Sementara itu, pada jenjang SMP sederajat, persentasenya menurun menjadi 69,00%. Adapun pada jenjang SMA/SMK sederajat, persentase peserta didik yang terbiasa sarapan setiap hari kembali menurun menjadi 66,40%.
Kesimpulan
Persentase Peserta Didik dengan Kebiasaan Sarapan Menurut Jenjang Pendidikan 2024 menunjukkan bahwa kebiasaan sarapan masih cukup baik di kalangan peserta didik Indonesia, terutama pada jenjang pendidikan dasar. Namun, penurunan persentase pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi menjadi perhatian penting karena sarapan memiliki peran besar dalam mendukung konsentrasi belajar dan menjaga kesehatan peserta didik selama menjalani aktivitas sekolah. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya sarapan bagi kesehatan dan konsentrasi belajar peserta didik.












