PSPK – 07 Mei 2026 | Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa penghargaan daerah merupakan instrumen untuk menampilkan kinerja nyata kepala daerah. Hal ini disampaikan dalam kegiatan apresiasi pemerintah daerah berprestasi 2026 regional Kalimantan yang digelar di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan pada Selasa, 5 Mei 2026.
Tito menegaskan pengendalian inflasi menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat. "Inflasi yang terjaga dan baik artinya harga barang dan jasa stabil, masyarakat tenang alhamdulillah sekarang di angka 2,42 persen, itu one of the best," ujar Tito dalam keterangannya.
Mendagri juga menyoroti pentingnya penanganan pengangguran dan kemiskinan sebagai persoalan mendasar yang harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. "Ada survei menyatakan bahwa yang menjadi persoalan masyarakat nomor satu adalah cost of living, kalau biaya hidup ukurannya adalah inflasi, kenaikan barang dan jasa yang membuat biaya hidup lebih tinggi. Kedua adalah job opportunity, lebih dari 40 persen masyarakat menghendaki lapangan kerja, baru isu-isu lain," ujar dia.
Dalam kesempatan tersebut, Tito juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Kemendagri tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan, tetapi juga menghadirkan pendekatan yang mendorong daerah untuk lebih inovatif melalui pemberian insentif dan penguatan sistem evaluasi kinerja.
Melalui kegiatan apresiasi ini, Kemendagri berupaya terus memperkuat ekosistem kompetisi yang sehat antar daerah berbasis indikator kinerja yang terukur. Mendagri juga menekankan pentingnya objektivitas dalam proses penilaian agar program berjalan kredibel dan mendapat kepercayaan publik.
"Saya meyakini bahwa yang tampil tadi sama sekali saya tidak intervensi, saya instruksi sampaikan (insentif fiskal) berikan secara objektif karena sekali ini dimain-mainkan akan kehilangan trust kepada program seperti ini," tegas dia.
Dia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga mampu mendorong daerah untuk terus berbenah, memperkuat perencanaan, serta menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat. "Apresiasi ini harus menjadi atensi untuk memacu bapak/ibu untuk berprestasi menciptakan iklim kompetitif (dalam pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan dan stunting, penurunan tingkat pengangguran hingga peningkatan creative financing)," ujar dia.
Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemerintah daerah harus terus berinovasi dan meningkatkan kinerja dalam menangani isu-isu strategis nasional, seperti pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan, dan penurunan tingkat pengangguran. Dengan demikian, diharapkan pemerintah daerah dapat menciptakan iklim kompetitif yang sehat dan berdampak nyata bagi masyarakat.












