PSPK – 20 Mei 2026 | Repulik Demokratik Kongo melaporkan 134 kematian akibat Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran yang terjadi di wilayah timur Kongo. Lebih daripada itu, 500 kasus lain diduga merupakan serangan wabah Ebola. Kepala World Health Organization (WHO), pada Selasa (19/5), menyatakan kekhawatiran atas skala dan kecepatan penyebaran wabah Ebola jenis langka yang dikenal sebagai Bundibugyo di wilayah timur Kongo. Virus tersebut menyebar tanpa terdeteksi selama berminggu-minggu setelah kematian pertama yang diketahui.
Latar Belakang Penyebaran
Para ahli kesehatan dan pekerja bantuan menyebut keterlambatan diagnosis ini terjadi karena otoritas kesehatan menguji jenis Ebola yang lebih umum dan hasilnya negatif. Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran ini membuat situasi kesehatan di Kongo semakin memburuk. Virus Bundibugyo belum memiliki obat maupun vaksin yang disetujui.
Upaya Penanganan
Di Bunia, lokasi kematian pertama yang diketahui, petugas kesehatan dengan perlengkapan pelindung bergerak di antara warga yang mengenakan masker kain. Kongo sedang menunggu pengiriman vaksin eksperimental dari Amerika Serikat dan Inggris untuk berbagai jenis Ebola. Vaksin tersebut dikembangkan peneliti di University of Oxford.
Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran membuat WHO meningkatkan kesiapsiagaan dalam menangani wabah ini. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengaku ia sangat prihatin terhadap skala dan kecepatan epidemi. Ia menyoroti kemunculan kasus di wilayah perkotaan, kematian tenaga kesehatan, dan pergerakan populasi yang signifikan.
Kesimpulan
Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran ini menunjukkan bahwa situasi kesehatan di Kongo sangat memburuk. Diperlukan upaya penanganan yang cepat dan efektif untuk menghentikan penyebaran wabah Ebola ini. Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak untuk mengatasi wabah ini.












