PSPK – 02 April 2026 | China telah mengumumkan daftar pemain yang akan memperkuat tim nasionalnya di Piala Thomas dan Uber 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei. Seleksi ini menampilkan campuran antara veteran berpengalaman, bintang muda yang tengah naik daun, serta beberapa nama yang menimbulkan pertanyaan karena posisi peringkat mereka yang tidak biasa. Keputusan PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Indonesia) tentang skuad lawan menjadi sorotan, mengingat persaingan ketat antara kekuatan tradisional Asia dalam turnamen beregu paling bergengsi ini.
Daftar Lengkap Pemain China
Berikut adalah susunan lengkap yang diumumkan oleh Badan Bulu Tangkis China (CBSA):
- Tim Putra (Thomas Cup)
- Singel Putra: Shi Yuqi (Peringkat BWF #8), Wang Zhengming (Peringkat #15), dan Li Shifeng (Peringkat #22)
- Ganda Putra: Liu Yuchen / Ou Xuanyi (Peringkat #4), dan Feng Yanzhe / Huang Kaixiang (Peringkat #12)
- Ganda Campuran: Zhang Shuxian / Cheng Xing (Peringkat #5) serta Jia Yifan / Liu Yuchen (Peringkat #7)
- Tim Putri (Uber Cup)
- Singel Putri: Chen Yufei (Peringkat #1), He Bingjiao (Peringkat #5), dan Wang Zhiyi (Peringkat #88)
- Ganda Putri: Chen Qingchen / Jia Yifan (Peringkat #2), serta Huang Yaqiong / Zhong Qianxin (Peringkat #9)
- Ganda Campuran: Zheng Siwei / Huang Yaqiong (Peringkat #1) dan Tang Chun Man / Li Yinhui (Peringkat #14)
Daftar ini mencerminkan strategi China yang menyeimbangkan antara kekuatan tradisional dan eksplorasi bakat baru. Di sektor tunggal putra, Shi Yuqi kembali menunjukkan konsistensi tinggi setelah meraih semifinal di Swiss Open 2025, sementara Wang Zhengming dan Li Shifeng dipilih karena performa impresif dalam tur Eropa akhir tahun lalu.
Amunisi Terbaik yang Diharapkan Tampil Gemilang
Berbagai analis menilai bahwa ganda putra Liu Yuchen / Ou Xuanyi menjadi “amunisi terbaik” bagi China. Pasangan ini menempati peringkat keempat dunia dan berhasil menembus final di Indonesia Open 2025, menunjukkan chemistry yang kuat dan serangan yang agresif di net. Di ganda campuran, Zheng Siwei / Huang Yaqiong tetap menjadi pasangan paling dominan secara global, dengan catatan tak terkalahkan di turnamen tingkat Super 1000 selama dua tahun terakhir.
Di sektor tunggal putri, Chen Yufei sebagai peraih gelar Olimpiade 2024 menjadi andalan utama. He Bingjiao, dengan gaya permainan cepat dan serangan smash yang mematikan, diharapkan menjadi “joker” yang dapat mengguncang lawan pada fase knockout. Kedua pemain ini diprediksi akan melaju ke babak semifinal atau bahkan final, memperkuat posisi China dalam perebutan piala Uber.
Tunggal Putri Peringkat 88: Anomali yang Menarik Perhatian
Salah satu sorotan paling menarik dari pengumuman skuad adalah masuknya Wang Zhiyi, yang pada saat penulisan berada pada peringkat dunia BWF #88. Peringkat tersebut secara signifikan lebih rendah dibandingkan rekan-rekannya yang berada di dalam 10 besar. Namun, pelatih kepala tim putri China, Li Yongbo, menegaskan bahwa penampilan Wang Zhiyi dalam turnamen internasional akhir tahun lalu menunjukkan kualitas yang tidak tercermin dalam peringkat.
Wang Zhiyi mencatat kemenangan mengejutkan atas pemain berperingkat top 20 di French Open 2025, mengandalkan taktik defensif yang disiplin dan kemampuan mengubah tempo pertandingan. Keputusan untuk memasukkannya ke dalam skuad menimbulkan perdebatan di kalangan pengamat: sebagian melihatnya sebagai langkah berani untuk memberi peluang pada talenta muda, sementara yang lain menganggapnya sebagai risiko yang dapat mengganggu konsistensi tim.
Jika Wang Zhiyi berhasil menembus babak utama, hal ini dapat menjadi contoh bahwa peringkat bukan satu‑satunya faktor penentu performa di level tertinggi, terutama dalam format beregu di mana dukungan tim dan strategi pelatih berperan besar.
Strategi China Menghadapi Piala Thomas & Uber 2026
China menyiapkan taktik yang menekankan pada dominasi di lini ganda, khususnya ganda campuran, yang sering menjadi penentu hasil total dalam format best‑of‑five. Penempatan pemain berpengalaman pada posisi nomor tiga (seperti Li Shifeng di tunggal putra) memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan lini saat lawan menampilkan formasi tak terduga.
Di sisi lain, China memperhitungkan beban jadwal yang padat menjelang turnamen, mengingat Kejuaraan Asia 2026 baru saja selesai di Ningbo, China, pada 7‑12 April. Tim mengoptimalkan masa istirahat singkat antara kedua kompetisi untuk memastikan kebugaran optimal. Pendekatan ilmiah dalam manajemen beban latihan dan pemulihan menjadi bagian penting dari persiapan.
Prediksi dan Harapan
Dengan kombinasi pemain veteran yang terbukti, pasangan ganda yang sedang berada di puncak dunia, serta elemen kejutan seperti Wang Zhiyi, China diharapkan menjadi favorit utama di kedua turnamen. Analisis statistik menunjukkan bahwa jika China memenangkan setidaknya tiga dari lima pertandingan pada setiap tie, peluang mereka untuk menjuarai Piala Thomas dan Uber mendekati 60 %.
Namun, tantangan tidak dapat diremehkan. Tim Indonesia, Jepang, dan Korea Selatan semuanya menyiapkan skuad kuat, dan penampilan unggul dari Thailand di sektor tunggal serta kedalaman ganda Prancis dapat menjadi faktor penentu. Oleh karena itu, setiap pertandingan di Horsens diprediksi akan berlangsung dengan intensitas tinggi.
Secara keseluruhan, daftar pemain China untuk Piala Thomas & Uber 2026 menampilkan keseimbangan antara kekuatan tradisional dan inovasi strategi. Amunisi terbaik siap bersaing, sementara anomali tunggal putri peringkat 88 menjadi narasi menarik yang dapat mengubah dinamika turnamen. Penggemar bulu tangkis di seluruh dunia kini menantikan aksi dramatis di Denmark, di mana setiap poin dapat menjadi penentu sejarah baru dalam kompetisi beregu paling bergengsi.












